benarkah KPK wujud riil pemerintah yang bersih?

slogan “pemerintah bersih” yang menjadi isu sentral pasangan capres cawapres no.2 sepertinya perlu dikoreksi.

benarkah KPK wujud riil pemerintah yang bersih yang dimaksud?

budaya korupsi memang telah menjamur di bumi Indonesia ini memang sudah menjadi penyakit akut. tidak usah jauh jauh sampai pejabat di jakatra. dalam keseharian kita masing-masing, kita sering menemui korupsi kecil-kecilan (tapi apa pun itu, tetap saja korupsi)

salah satu kebijakan yang ditempuh pemerintah untuk menangani masalah ini adalah membentuk Komisi Pemberantasan Korupsi.
diliht dari kinerja KPK setelah dibentuk, memang banyak sekali tersangka korupsi yang dibekuk.

selanjutnya adalah bagaimana proses hukum yang ditempuh?
benarkah KPK wujud riil pemerintah yang bersih?

  1. tersangka yang telah terbukti melakukan tindak korupsihanya dijebloskan beberapa tahun saja (dikurangi masa tahanan pula).
  2. harta negara yang dirampok tidak dituntut untuk dikembalikan seleruhnya (hanya sisanya saja)
  3. usai dari penjara, sang koruptor masih tetap bebas bekerja seperti sedia kala (tidak ada hukuman moral)
  4. penjara yang digunakan berbeda dengan penjara buat maling ayam. lebih nyaman dari pada tempat tinggal sebagian rakyat negri ini.

apa itu sebanding dengan uang negara yag ia rampok? apakah sebanding dengan penderitaan yang ia buat? jelas, TIDAK SEBANDING!

Kemudian jika berfikir dengan dampak lain yang muncul. BUKANKAH SISTEM SEPERTI INI JUSTRU MEMANCING LEBIH BANYAK KORUPSI?
orang akan berfikir,”mengumpulkan uang 10 milyar akan butuh kerja keras dan waktu bertahun-tahun. Lha kalau cuma dipenjara beberapa tahun saja kan tidak masalah. uangnya juga bisa dinikmati sampai tiga genarasi. lagipula penjaranya juga enak.”

Nah Lho?

bagaimana sekarang?

benarkah KPK wujud riil pemerintah yang bersih?

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Hikmah. Bookmark the permalink.

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s