Kopi 100% air panas

Kopi merupakan tanaman dikotil yang mempunyai biji dan bijinya juga disebut kopi.
Biji kopi di keringkan lalu diging sampai halus kemudian dapat dijadikan sebagai dasar untuk membuat minuman kopi.

Kopi itu mengandung biji yang disebut kafein. Secara sederhanan kafein dapat memacu kerja jantung sehingga membuat aliran darah menjadi lancer selanjutnya memaksa pembakaran dalam tubuh dan akhirnya dapat menghilangkan rasa ngantuk.

Karena itu, efek yang muncul setelah minum kopi adalah badan menjadi segar dan bersemangat. Namun ada efek sampingnya. Efek samping yang ditimbulkan dari kopi adalah membuat ketagihan. Jdi, jika tidak minum kopi, badan rasanya pada sakit dan pegal-pegal. Setidaknya itu menurut pengalaman pribadiku.

Sebagian besar pria dewasa yang hidup di desa, setiap pagi mereka selalu dibuatkan secangkir kopi oleh istrinya. Hal itu tak lain karena bisa membuat mereka semangat menjalani hari. Kuduga, mereka tidak menyadarinya tapi itu sudah menjadi tradisi, jadi tidak perlu alasan bagi mereka untuk berfikir, “kenapa setiap pagi harus minum kopi?”

Mereka butuh secangkir kopi di pagi hari karena orang desa itu adalah orang yang bekerja keras. Ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan kersanya biji kopi. Bahkan selain bekerja keras, mereka pun tetap harus berusaha keras untuk mempertahankan hidup, karena penghasilan mereka tidak seberapa. Mereka itu bekerja seharian kepanasan di sawah atau lading, menggancu batu kapur sampai bungkuk, dan pekerjaan berat lainnya yang tak pernah orang kota mengerti. Karena itu, mereka butuh secangkir kopi di pagi hari untuk memulai hari. Untung saja mereka adalah orang-orang yang sederhana dan bersyukur. Jadi mereka tetap tersenyum pada kehidupan.

Membuat minuman kopi merupakan salah satu dari seni. Karena setiap orang punya selera yang berbeda dengan segelas kopi. Pun segelas kopi dapat dikombinasikan dengan gula, susu, coklat, kremer, atau gula aren. Namun ada satu hal yang bersifat baku ketika membuat kopi. Yaitu airnya harus 100% air panas bahkan mendidih.

Seperti tadi sudah kutulis, kopi membuat ketagihan. Dan aku? Adalah salah satu orang itu. Jika dalam waktu tiga hari aku tidak minum kopi badanku terasa kaku. Aku suka kopi. Akan tetapi aku tak bisa meminum dalam keadaan mendidih begitu. Dan aku pun tidak sabar menunggunya sampai dingin. Jadi kugunakan shothpath saja. 50% air mendidih ditambah 50% air dingin. Jadilah kopi hangat siap saji. Tak perlu kepanasan. Begitulah yang selalu kulakukan.

Kemarin sore, aku juga membuat kopi. Aku tak sengaja menuangkan air mendidihnya sampai 100%. Yea… aku harus menunggu sampai suhunya patut.

Ternyata !!! Rasanya memang jau…h lebih enak kopi dengan 100% air mendidih daripada kopi yang kubauat biasanya.

Terakhir kusarankan, jika butuh semangat maka minumlah segelas kopi.

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Intermezzo and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to Kopi 100% air panas

  1. oh ya? hmm..sayangnya saya bukan termasuk orang yang menyukai kopi..
    nice information

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s