Lontong Balap dan Es Degan

Hari rabu kemarin saya pergi ke kantor propinsi di Jalan Kendangsari Surabaya. Saya berangkat nebeng Pak Lutfin dan Bu Ida yang kebetulan ada acara di kantor propinsi. Kebetulan juga sampai di sana jam 11 siang, jadi sebentar lagi waktunya makan siang.

Sesampai di kantor propinsi saya meng-sms seorang teman yang bertugas di sana, memberitahunya bahwa saya sedang di kantornya. Dia langsung membalas sms saya dan meminta saya mampir ke ruangannya jika keperluan saya sudah selesai sekaligus mengajak saya makan siang bersama. Tentu saja langsung saya balas, “Okay”.

Selesai apa yang harus saya kerjakan, saya menuju ruang teman saya tersebut. Sekitar jam 12 waktu itu, tapi teman saya masih mengerjakan pekerjaannya. Tak berapa lama kemudian kami keluar berempat –bersama dua orang yang lain- untuk makan siang. Saya menurut saja pada mereka mau makan apa, yang penting bisa untuk mengganjal perut yang lapar, hehehe. Dan mereka memutuskan untuk membeli lontong balap yang tidak jauh dari kantor.

Sampai tempat yang dimaksud kami langsung memesan lontong balap dengan ukuran sambal sesuai selera. Dan kami pun memesan minuman yang sama, es degan.

Nah, bagi yang sudah terlanjur membaca tulisan ini sampai di sini dan menyukai kedua makanan tersebut serta berharap tulisan ini akan benar-benar membicarakan lontong balap dan atau es degan, mungkin akan kecewa. Karena saya sama sekali tidak akan menuliskan tentang kedua makanan tersebut. Atau, saya pun tidak menuliskan tentang suasana ketika kami sedang makan siang tersebut karena acaranya pun biasa saja, sekedar makan siang.

Selanjutnya, yang sebenarnya membuat saya menulis kali ini adalah ketika perjalanan pulang. Karena saya naik angkutan jurusan Sidoarjo, maka saya memasuki terminal Bungurasih dari pintu keluar dan harus berjalan sekitar 300 meter menuju bus jurusan Semarang. Saya berjalan searah dengan matahari berada. Dan ini adalah musim kemarau yang panas, meski sudah jam setengah tiga, tapi panasnya? Serasa jam 12 siang. Panasss sekali. (Belum nanti neraka!). Apalagi saya memakai sepatu hitam. Sampai kaki saya rasanya sangat-sangat sakit. Highheels pula , menambah penderitaan.

Akhirnya sampai juga di bus. Begitu mendapat bangku saya langsung melepas sepatu. Hufh, lega. Saya memperhatikan sekeliling. Tidak ada yang menarik. Yang duduk di bangku yang mampu terlihat oleh saya adalah bapak-bapak pulang bekerja yang lelah. Saya lalu menatap keluar jendela. Lagi-lagi tetap tidak ada yang menarik. Lalu saya melihat yang ada di dalam bus lagi. Arah jam setengah tiga, tatapan saya berhenti. Seorang bapak-bapak separuh baya, seorang bintara AL, beliau sedang sholat! Saya langsung menghentikan tatapan saya.

Karena bangku yang saya duduki terkena panas matahari saat bus berjalan, saya pun pindah di samping bapak tadi. Dan kami pun berbincang-bincang. Bapak tersebut pun bercerita bahwa dia tadi sholat di bus karena memang waktunya tidak cukup. Biasanya, dia bisa sholat sebelum bus berangkat atau jika waktunya cukup bapak itu akan sholat sesampainya di rumah. Nah, itulah sebenarnya alasan saya menulis ini. Bahwa dalam keadaan sesibuk apa pun, yang namanya sholat itu tidak boleh ditinggalkan.

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Menu Motivasi and tagged , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Lontong Balap dan Es Degan

  1. desthaonly says:

    yg kemaren kmu sms y? an bru denger lontong balap priben si wujude?

  2. onezonemine says:

    Ho’oh.lha kaya kuwe mbak, tapi aku ora minat tuku maneh je. tapi kapan2 kalao terpaksa aku beli dan bawa kamera, tak potoin. sekalian aku deskripsikan waktu itu aja.hehehe. tapi aja diarep-arep ya? :E

  3. desthaonly says:

    Mengko angger aq meng t4mu nyicipi langsung ato ndeleng bae🙂

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s