23 Oktober @ Malang (Antara Berwisata dan Bepetualang)

Seorang teman yang secara tidak sengaja bertemu setahun yang lalu, namanya Fika. –saya memanggilnya Mbak Fika- Hari Sabtu kemarin silaturahim ke rumahku.kebetulan hari Minggu kami berdua sama-sama libur dan kami memutuskan untuk berwisata alam. Kami memilih wilayah kabupaten Malang dan sekitarnya yang bisa terjangkau dalam satu hari. Lalu kami pun menentukan tempat yang akan kami tuju.

Berangkat pukul 04;49 dari rumah saya, kami memulai perjalanan. Kami berdua belum punya pengetahuan yang memadai untuk pergi dan pulang dengan damai sentosa dari kedua tempat tersebut. Jadi berdua menjadi bonek, bondo nekat. Yea itung-itung berwisata sambil berpetualang. Tempat wisata yang kami tuju adalah wisata air terjun Coban Rondo. Setelah menempuh perjalanan 4,5 jam kami turun dari bus Puspa Indah tujuan Malang dari Tuban.

Kami turun di pertigaan menuju air terjun tersebut. Di sana ada beberapa tukang dan menawari kami untuk mengojek. Tapi kami menolak. “Kita berangkat jalan aja ya Di? Nanti pulangnya kita ngojek.” Begitu kata mbak Fika padaku. Aku pun setuju.

Baru sekitar seratus meter kami berjalan, kami melihat papan penunjuk jalan yang bertuliskan “Air Terjun Coban Rondo. 500meter”

“Wah Mbak, kalau Cuma segitu sie deket. Sama dengan dari rumahku ke jalan raya.”

“Iya tapi ini jalannya naik. Nanti pulangnya? Kita jalan lebih enteng.”

Kami terus naik. Betul, 500 meter dari papan penunjuk tadi kami sampai di pos/loket masuk. Melihat kami berjalan menaiki jalan yang menanjak yang membuat kami Nampak ngos-ngosan, salah seorang petugas bertanya, “Kok jalan Dik? Nggak ngojek aja?”

“Ngirit Pak!” Jawabku bercanda

“Tiketnya satu saja buat mbak-mbak ini.” Kata pak peugas tadi pada petugas yang memegang karcis.

“???” saya bertatapan dengan mbak Fika.

“Pak, tapi kan kami berdua?” kataku pada bapak petugas.

“Gak papa satu aja.”

Aku diam dan mbak Fika mengeluarkan uang untuk satu tiket. Haha, lumayan dapat gratisan.

Dengan PD kami beniat melanjutkan perjalanan menuju air terjun dengan berjalan kaki. Tepat setelah kami membayar karcis, dating sebuah mobil sekeluarga. Mereka menawari kami menumpang di mobilnya. Awalnya saya menolak, tapi orang-orang memaksa, dan membuat mbak Fika memaksa saya menumpang.

Ternyata? Perjalanan dari loket sampai air terjun adalah sekitar 3 kilo meter!

(Kami akhirnya sangat berterima kasih pada Pak Agus sekeluarga yang telah member kami tumpangan).

Lalu seperti orang secara umum yang sedang berwisata, kami pun menikmati apa yang ada. Satu jam berlalu kami memutuskan untuk meninggalkan Coban Rondo dan menuju tempat kedua. Nah! Untuk kembali ke jalan raya di mana kami akan naik angkutan umum menuju tempat wisata selanjutnya, kami harus melewati jalan yang tadi yang sejauh 3 km ditambah 500meter.

Tak ada ojek di sana yang mengantar orang kembali. Maka tak ada pilihan lain. Kami menyetop kendaraan yang kembali dari Coban Rondo. Kami berjalan dulu sekitar 300meter keluar dari lokasi air terjun dan bersiap menunggu mobil yang lewat. Pertama ada sebuah sedan melintas, tapi terlalu mendadak jadi saya tidak sempat menghentikannya. Lalu ada mobil elf dengan plat S. saya stop. Mobil berhenti. Kami pun nebeng! Hehehe

Mendekati jalan raya, tempat kami turun dari bus, pak sopir bertanya, “mau ke mana?”

“Selekta.” Jawab kami dan bermaksud turun di pertigaan.

“Oooo ya udah bareng aja sekalian!”

Tentu saja tidak kami tolak. Hehehe, Alhamdulillah lagi dapat tebengan.

(Setelah itu semuanya biasa. Kami foto-foto, makan bakso, senang-senang, teriak-teriak, dan lain-lain. Lalu pulang naik angkutan umum sampai terminal Batu dilanjutkan naik bus jurusan Jombang. Dan terakhir kami sampai rumah saya jam 18;17. The End)

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in My Journey and tagged . Bookmark the permalink.

5 Responses to 23 Oktober @ Malang (Antara Berwisata dan Bepetualang)

  1. desthaonly says:

    asik bangett. an jg akan merencanakan perjalanan2 ah, nnti kalo pendapatan ana sudah stabil hehe. krn jalan2 itu bisa memberi inspirasi. kt pak anis matta

  2. onezonemine says:

    semoga bisa secepatnya. aminnn.kemerin waktu ke purwokerto (7 Oktober) aku ke ceheng lo mbak. sama Hendry. kayane uwis tek smsi deh

  3. desthaonly says:

    Amiin, habiskan pulau jawa dulu. Nnti merambah k pulau lain n k luar negeri, amiinn.Iya uwis d sms kan reaksiku priwe? Aaaa

  4. onezonemine says:

    aku sing lali, hehehe. iya iya.bentul mbak, jawa dulu trs keliling indonesia baru keliling dunia, hahaha

  5. Pingback: HEBOH : PROSES NIKAH MENGGEMPARKAN! | Dyah Sujiati's Site

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s