Bahasa Cinta Matematika

kebetulan siang ini ada waktu saya ngecek email. ada email lucu dari teman SMA saya yang dikirim tahun 2008. berikut ini adalah copast-nya

hay dyah gimana kabarnya? kamu tau gak kalau bahasa matematika itu cukup penting bagi kehidupan? contoh kecilnya aja nih.

ada sebuah cerita dari sepasang suami istri yang baru menikah muda dan bulan madu di sebuah hotel. karena perkara yang kecil mereka jadi bertengkar hebat dan tidak bisa berdamai. suatu saat mereka bertemu dengan profesor yang stylenya agak lain dari pada yang lain. mereka menceritakan masalahnya kepada profesor tersebut dan profesor tersebut menyarankan agar pasangan tersebut berkomunikasi dengan bahasa matematika karena selama ini masalah mereka diakibatkan oleh masalah misscominication.

pada suatu malam sang suami menatap istrinya dan mengacungkan jari telunjuk. dan sang istri mengacungkan jari telunjuk+jari tengah. dan tatapan sang suami semakin berapi-api serta mengacungkan jari telunjuk+tengah+jari manis. melihat itu sang istri langsung berlari dan memeluk sang suami dan akhirnya mereka bersatu lagi.

pada pagi harinya sang istri menemui profesor dan bilang terima kasih dan bercerita bahwa semalam suaminya merayunya dengan mengangkat jari telunjuk yang artinya kamulah satu-satunya dalam hidupku. dan saya mengangkat jari telunjuk+tengah yang artinya kita berdua memang bagaikan satu tubuh tak ada yang bisa memisahkan lalu suami saya mengangkat tiga jarinya yang artinya kalau begitu kita buat anak sekarang agar kita menjadi tiga.

sorenya sang suami menemui profesor n bercerita bahwa istrinya sudah mau baikan karena saran dari profesor. saya acungkan jari telunjuk saya yang artinya talak satu lalu dengan sok pura-pura berani istri saya menantang talak dua dengan mengacungkan dua jarinya dan saya dengan rasa ingin marah mengacungkan tiga jari saya yang artinya talak tiga dan ternyata istri saya ketakutan dan langsung memeluk saya.

ternyata matematika memang yahuut walaupun hanya berupa angka namun memeiliki makna dan penafsiran yang berbeda

hehehehe salam muanis dr orang yang manis ini

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in puisi. Bookmark the permalink.

9 Responses to Bahasa Cinta Matematika

  1. afhien says:

    nek aku diacungi telunjuk tak acungi jempol, aku yang menang weeekk :p

  2. onezonemine says:

    afhien said: nek aku diacungi telunjuk tak acungi jempol, aku yang menang weeekk :p

    hahaha, tapi gak kuwalik kan? :E

  3. afhien says:

    afhien said: nek aku diacungi telunjuk tak acungi jempol, aku yang menang weeekk :p

    hihiihihi…..nek dirimu sing ngacungi na…:p

  4. onezonemine says:

    afhien said: nek aku diacungi telunjuk tak acungi jempol, aku yang menang weeekk :p

    talak tiga Fin!

  5. afhien says:

    afhien said: nek aku diacungi telunjuk tak acungi jempol, aku yang menang weeekk :p

    huhahhhaaaa…. :p

  6. onezonemine says:

    afhien said: huhahhhaaaa…. :p

    sambil berlari lalu memelukku, wkwkwkwk

  7. afhien says:

    afhien said: huhahhhaaaa…. :p

    sambil berlalu menggandeng yang lain :p

  8. onezonemine says:

    afhien said: sambil berlalu menggandeng yang lain :p

    hahaha

  9. kutukamus says:

    He..he.. matematik
    biar pelik
    asyik🙂

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s