Sebuah senyuman

Peristiwa ini terjadi sekitar dua bulan yang lalu, saat saya dalam perjalanan dari UNISDA Lamongan menuju Gresik. Surat lamaran yang saya kirim setahun yang lalu ternyata mendapat respon, saya diminta mengajar di UNISDA bulan Oktober kemarin. Tetapi karena saya sudah bekerja di tempat lain, ya tidak jadi.

Kemarin sore saya pulang ke rumah dan saat melewati TKP saya jadi teringat peristiwa waktu itu.

Waktu itu saya naik bus jurusan Bungurasih dan bus dipenuhi oleh penumpang. Saya duduk di bangku tambahan yang berada di antara sopir dan kernet. Saya menghadap pintu dan secara otomatis saya dapat melihat dengan jelas pemandangan di luar.

Waktu itu menjelang Isya’. Seorang bapak minta diturunkan di pertigaan desa Glanggang. Bapak itu dijemput oleh istrinya di tepi pertigaan. Istrinya mengenakan gamis dan jilbab kombinasi dominan coklat dan berkaos kaki memberi kesan rapi dan bersih. Bus berhenti tepat lurus dengan istrinya bapak tersebut.

Melihat suaminya di pintu, istri bapak itu tersenyum padanya dengan manis dan nampak tulus sekali. Dan bapak itu, yang masih kurang turun satu anak tangga lagi di dalam bus, raut wajah lelahnya jadi terlihat sangat bahagia menerima senyuman dari istrinya.

Saya, kernet, sopir, seorang bapak yang duduk di samping saya, dan dua orang penumpang di bangku paling depan, melihat ‘adegan’ tersebut jadi ikut bahagia. So sweet, begitu intinya. Setelah bapak itu turun, pak sopir dan empat penumpang di depan yang sedari tadi sudah ngobrol jadi membicarakan istri-istri mereka dan mereka pun sedikit ‘iri’ pada bapak yang baru saja turun itu.

Saya rasa, dari kejadian itu ada sebuah pelajaran yang bisa dipetik. Khususnya bagi kaum perempuan, baik yang sudah atau pun yang akan menikah.

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Hikmah and tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Sebuah senyuman

  1. eriekhafif says:

    so sweet!! hehe..ayo para ibu tersenyumlah menyambut suaminya masing-masing di dalam keadaan apa pun😀

  2. onezonemine says:

    eriekhafif said: so sweet!! hehe..ayo para ibu tersenyumlah menyambut suaminya masing-masing di dalam keadaan apa pun😀

    hmmmmnanti dah kalau saya udah punya suami, hahaha

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s