Cerita Akhir Tahun

Tidak terasa tahun 2012 sudah mau berakhir. Waktu begitu cepat berlalu. Ya sudahlah, sedang tidak ingin bermelow meratapi tahun yang telah berlalu yang rasanya masih banyak hal yang belum bisa saya lakukan. Live must going on! Just keep on moving forward!🙂

Ok, saya punya cerita menarik di akhir tahun ini. Ini tentang hp saya. Beginilah wujudnya :
OHp itu memang hanya melayani sms dan telpon saja. Dan ternyata orang-orang di sekeliling saya banyak yang keberatan dengan keberadaan hp ini. Mereka terus menyarankan agar saya mengganti tersebut. Namun saya masih sangat malas menggantinya.

Akhir November kemarin hp yang lama jatuh dan ditemukan orang. Saat itu menjelang sholat Jum’at saya turun dari mobil dan berjalan dari pojok masjid menuju alun-alun. Tiba-tiba saya sadar bahwa hp A telah tiada. Saya coba telpon ternyata sudah tidak aktif. Saya lalu mengulangi jalan yang tadi saya lalui dan bertemu seorang tukang becak.

“Pak, tadi bapak lihat hp jatuh tidak Pak?” tanya saya pada tukang becak tersebut. Dan beliau bilang tidak ada. Saya pikir mungkin masih tertinggal di tempat sebelumnya. Jadi saya tenang-tenang saja. Tak lama setelah itu, bapak tukang becak menghampiri saya dan mengatakan, “Mbak, sepertinya bapak penjual pentol itu tadi nemu hp. Coba sampeyan tanya.”

Saya langsung menuju penjual pentol dan bapak itu malah lari dan saya mengejarnya. Lalu saya menanyakan apakah dia melihat hape jatuh? Eh ternyata si bapak langsung mengeluarkan sesuatu dari sakunya yaitu hp saya sambil ngomel, “Ini mbak!” lalu buru-buru pergi dan? Menyerahkan simcard saya! Waw! Hp saya suda dimatikan dan dilepas simcardnya.

Tapi Alhamdulillah, hp itu masih menjadi milik saya.

Lalu hari Sabtu kemarin saat saya naik bus dari terminal Bunder, Gresik dan tas saya dibuka orang tanpa izin saya. Dan dia juga mengambil kedua hp saya. Hahaha. Jadi inilah cerita akhir tahun saya! Akhirnya hp itu pergi meninggalkan saya. Padahal saya masih sangat mencintainya. Hufh! Seandainya beli hp itu baru dan tunai, harganya tidak akan lebih dari 160 ribu rupiah. Dan sebaliknya, kalau kedua hp itu dijual mungkin masing-masing hanya akan laku 30 ribu!

Hal yang saya sedihkan adalah kehilangan sekitar 800 kontak aktif saya dan tentu saja sms-sms cinta yang dikirim mbak-mbak, teman-teman, dan adik-adik kelas saya.😦 Tapi ya sudahlah, mau bagaimana lagi? Dia sudah pergi, its just time to say good bye, hehehehe!

Begitulah ceritaku. Lalu apa ceritamu? #Iklan

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Hikmah and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Cerita Akhir Tahun

  1. lambangsarib says:

    Tiba tiba ada yang ngantar HP ke rumah, seperti di cerpen yang itu….

  2. ~Ra says:

    Sama ama hp bapak😀 ceritaku kehujanan ini… dingin banget…

  3. Sepertinya pertanda bakal dapat rejeki yang lebih besar lagi. aamiin.

  4. Pingback: Konvensional | Dyah Sujiati's Site

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s