My Second Hiking : Kawah Ijen

Setelah saya mendaki Gunung Panderman awal bulan Desember yang membuat badan saya sakit semua, ternyata tidak membuat saya kapok.😀

Sekitar tanggal 18 Desember saya mendapat sms dari teman yang mengajak naik Kawah Ijen untuk tanggal 22-23 Desember. Dan saya tidak menolak tentu saja.

Kawah Ijen terletak di Kabupaten Bondowoso. Perjalanan berawal dari rumah saya tanggal 22 pagi jam 4.30. Saya janjian dengan teman dari Nganjuk untuk berangkat bersama dari Bungurasih (Surabaya) menuju Bondowoso. Kami sepakat bertemu di Bungurasih jam 7.00. Saya sedikit terlambat, baru sampai terminal jam 7.09. Tapi teman saya justru sampai terminal jam 9.05. -___-‘

Tapi Alhamdulillah, kami justru dapat bus patas Surabaya-Bondowoso yang itu merupakan satu-satunya armada yang biasanya berangkat jam 15.00.🙂 Dan kami sampai rumah teman di Bondowoso sekitar pukul 14.20. Ternyata kami tak bisa langsung naik karena ada teman yang datang terlambat. Pendakian ditunda tanggal 23 Desember baru berangkat.

Ada dua hal menarik yang mungkin akan saya tulis di dua tulisan yang berbeda. Kapan-kapan. Hehehe.

Perjalanan Surabaya-Bondowoso menyajikan pemandangan alam yang akan terus membuat hati kita bertasbih menggumi ciptaan Allah. Apalagi setelah Paiton menuju Bondowoso. Cuma kata, “Waw! Subhanallah!”

Kami tiba di pondok penginapan tanggal 23 Desember sore. Di sana cuacanya sangat dingin. Dan sekedar informasi, di sana toilet cukup memadai, jadi tidak perlu khawatir.

Dari pondok sampai ke kawah ijen cukup menempuh perjalanan 3 km dengan track yang cukup enak. Jauh lebih enak dari pada mendaki di Panderman. Kami mulai naik jam 2 pagi dan tiba di Kawah Ijen sekitar jam 4 lewat. Tetapi ternyata, saya dan kawan-kawan salah tempat sehingga tujuan kami melihat sunrise tidak terwujud! Ahahaha!

Jadi begitulah cerita pendakian kedua saya di Kawah Ijen. Saat turun, pemandangan alamnya terlihat begitu bagus. Sayangnya, karena dingin saya tak sempat menjepret banyak gambar. Yang pasti, kegiatan mendaki itu melelahkan tapi juga sangattttt menyenangkan🙂

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in My Journey and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to My Second Hiking : Kawah Ijen

  1. j4uharry says:

    wah, saya pingin lihat gambar tapi not available

  2. Pingback: Gadis Desember | Life Fire

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s