Random

Acak. Tidak singkron, tidak berurutan, tidak prosedural. Hanya berputar-putar saja. Tapi diam. Tak ada yang pasti. Melirik sana sini. Terpukau pada beberapa. Tiba-tiba produksi air liur mendadak jadi banyak dan tertelan lagi bagai seteguk air segar yang tak mampu mengusir haus.

Diam. Hati ingin. Mata pun sama. Otak tak henti memikirnya. Pura-pura menimbang-nimbang. Pura-pura mengkalkulasi. Pura-pura menganalisa. Merasa tidak puas.

Tetap. Tidak beranjak. Memilih menyendiri.  Seolah merenung. Mengingat-ingat kembali yang telah lalu. Membuat kesimpulan.

Masih diam. Tapi inginnya bisa begini bisa begitu. Kalau begini tentu bisa begitu. Membuat  konklusi, jika dia bisa maka dirinya pun sama. Lalu mengaca dan bertanya, “benarkah?”.

Benar, katanya. Merasa bahwa dirinya bisa meski tidak di tempat yang sama. Berdalil bahwa istimewa di masing-masing berada. Itu namanya berapologi. Atau menghibur diri? Klise.

Ah manusia, kapan dirinya bersyukur? Dan aku pun manusia. Sudah.

#efeksampingg*l*?

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Others and tagged , , . Bookmark the permalink.