Rumput Rumbai

Rumput Rumbai

Pada saat tertentu, ada kalanya kita sebagai manusia mengalami rasa-rasa yang tidak menyenangkan di hati. Bisa jadi karena rutinitas yang statis, kebelum sampaian [?] pada target yang telah berkali-kali meleset,  gesekan-gesekan kecil dengan alam, atau  mungkin juga karena cemburu [?].

Saya pun sedang mengalaminya, meski bukan karena sebab-sebab yang saya tulis pada paragraf sebelum ini. Haha. Entahlah, mungkin banyak perempuan yang mengalami rasa seperti ini hampir di setiap bulan karena kerja semacam hormon di dalam tubuhnya. Mungkin saja, saya hanya menduga. Haha.

Kembali serius. Ada banyak hal yang bisa dillakukan untuk menanggulangi [?] rasa tidak enak yang ada di hati. Ada orang-orang tertentu yang pada saat seperti itu, dia butuh sendiri. Menikmati kesepian dan menemukan ketenangan.  Inti sebenarnya tidaklah jauh, butuh mendekatkan diri pada Pencipta-Nya.

Bentuk pendekatan inilah yang bisa bermacam-macam. Kalau mendengar lagu yang dibawakan Opick dengan judul ‘Obat Hati’, itu merupakan jawabannya. Ah Dyah, dari tadi panjang lebar cuma mau bilang gitu?

Berdasarkan lagu itu, obat hati atau obat galau [?] ada 5 :

  1. Baca Al Qur’an dan maknanya
  2. Sholat malam
  3. Dzikir
  4. Puasa
  5. Berteman dengan orang sholeh.

Nah, maksud saya di sini adalah ada sedikit seni untuk melaksanakan salah satu atau salah dua dari kelima hal tersebut. Saya, jika sedang butuh sendiri biasanya memang suka ngabur. Kalau tidak ke pantai, ke waduk, atau ke sawah-sawah (Lha?). Ya, di sana kita bisa sambil tilawah (poin 1), bisa sambil dzikir, sambil merenungkan apa-apa yang menjadi pengganjal hati kemudian menemukan solusinya. Minimal, sepulang dari sana, hati yang tadinya tidak enak, menjadi plong dan lega. InsyaAllah.

Mungkin bagi yang suka (atau sedang belajar) fotografi bisa juga sekalian sambil hunting foto yang bagus.🙂

Dan, kebetulan saya memang sedang mengalami rasa itu. Rasa yang memposisikan saya pada suasana sendu galau (lebay). Kali ini saya memilih ke pantai (lagi). Pantai yang berlokasi tepat di sebelah terminal Tuban. Jadi saya tidak perlu sengsara menujunya. Cukup naik bus dengan ongkos 5 ribu rupiah. Sayangnya tadi waktu berangkat malah bus yang saya naiki kehabisan solar. Terpaksa saya diturunkan sebelum sampai terminal. Padahal jarak ke terminal tak sampai 5 menit. -_-

Tempat saya diturunkan itu tempat yang sulit.  Tidak ada pilihan lain kecuaili naik bus jurusan Semarang. Jika kernet tahu saya akan turun di terminal, dia tidak akan mau menaikkan saya. Maka saya diam saja saat ditanya :p . Menyetop bus, bus berhenti, lalu saya naik. Belum sampai kondektur menarik ongkos, saya sudah turun. Saya serahkan uang padanya yang masih di belakang, dan dia sedikit syok. Haha.

Sebenarnya yang syok itu saya juga. Syok ketika diturunkan semena-mena. Kenapa? Karena saya tidak membawa uang lebih!  Saya hanya bawa uang 15 ribu. 10 ribu untuk transport berangkat dan pulang dan 5 ribu untuk bayar tiket masuk lokasi pantai. Hwaaah! Untung masih ada uang receh yang saya siapkan untuk pengamen. Masih cukup untuk membayar ongkos bus :p

Dan kebetulan, saya dapat foto yang menurut saya bagus [PD betul?].  Foto itu saya namai : rumput rumbai. Haha. Jadi, intinya tulisan ini GJ. Karena tidak nyambung antara judul dan isinya. Dengan segala kerendahan hati, saya mohon dimaafkan😉

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Menu Motivasi and tagged , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Rumput Rumbai

  1. utie89 says:

    hahaha…
    Ciri2 orang galau emang gitu: geje😛

  2. fralfath says:

    Boleh juga fotonya. Mungkin tulisan ini mau menceritakan dari awal bgm ketika mendapat masalah tak terduga lalu menyelam air berburu foto😀

  3. Bams Triwoko says:

    Mampir menikmati rumput rumbai, bagus fotonya. Happy blogging, Dyah…😀

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s