Definisi Virus Merah Jambu #VMJSeries

Ahahaa! Saya ngakak sendiri baca judul ini. [terlihat sok pintar kedengarannya (?)] Baiklah, terlepas dari hal serius yang ingin saya tulis [SERIus?] akhir-akhir ini saya memang suka bercanda. Dan terkadang saya susah membedakan kapan boleh bercanda dan harus serius.

Setelah saya menulis tentang ini, rasanya hati saya masih sedikit janggal. Paling tidak, dari awal ada definisi yang bisa jadi batasan agar diskusi soal ini fokus dan terarah. Ohya, ada baiknya juga membaca tulisan saya yang ini sebagai tambahan.😀

Sebelumnya, izinkan saya memohon ampun kepada Allah atas keterbatasan saya dalam ilmu dan semoga Allah memudahkan hati dan akal kita untuk menerima kebenaran/petunjuk dari-Nya serta mengamalkan petunjuk tersebut. Amin

Virus merah jambu atau yang disingkat VMJ adalah semacam istilah meski tanpa kesepakatan untuk menggambarkan kondisi di mana ada ruang hati seseorang sedikit lebih banyak dipenuhi gambar seseorang yang lain jenis yang mana orang lain tersebut bukanlah orang yang berhak menempati ruang hati tadi. Istilah ini sering berhubungan dengan kata ‘cinta’ dan ‘pacaran’.

Pada kondisi saat ini, lantaran pengaruh media yang hebat menyebarkan propaganda dan telah berhasil menggeser pola pikiran banyak orang, kata ‘pacaran’ memang sudah mengalami penyempitan sekaligus peninggian makna. Penyempitan dalam arti pacaran itu adalah hubungan laki-laki dan perempuan asing yang katanya saling mencintai namun tidak ada pernikahan di antara mereka. Sementara peninggian makna di sini adalah bahwa pacaran itu merupakan hal yang amat sangat teramat wajar bahkan termasuk memalukan jika tidak pacaran saat ini. Karena itu, pacaran pun pemaknaannya berbeda-beda. Dan biar saya sederhanakan bahwa pacaran itu ada karena moment ‘jadian’ a.k.a kesepakatan untuk saling mengikat tanpa dasar pernikahan. Entah saling menyukai atau tidak, saya tidak menjamin itu. Bertujuan untuk apa dan sejauh mana hubungan fisik mereka, itu tergantung pelakunya masing-masing. Yang jelas sudah ada status berpacaran.

Karena itu, saya jadi bingung. Hahaha! Jadi, VMJ itu berkaitan dengan orang yang ‘bermasalah’ dengan hati. Baik orang yang memang pacaran seperti pengertian pada paragraf sebelum ini ataupun yang tanpa status ‘pacaran’  yang mana sebagian ruang hatinya dipenuhi satu nama sebagaimana saya tulis di paragraf ke-empat.

Dan seperti saya bilang sebelumnya, bahwa pacaran saat ini dinilai wajar oleh sebagian orang. Padahal, bagi kita yang mengaku muslim ada batasan yang jelas memperbolehkan kita untuk mencintai orang asing itu setelah adanya ‘akad nikah’. Maka, apa pun yang berpahala jika dilakukan di tempat dan waktu yang benar (pacaran setelah menikah) berarti negasinya adalah semua hal yang dilakukan di luar waktu dan tempat yag benar adalah berdosa. Termasuk, kena penyakit VMJ.

Eits! Tunggu! Dalam hal ini, saya tidak mau berdebat untuk hal yang tidak berguna dengan mengkambing -hitamkan kata ‘cinta’. Cinta itu fitrah dan tanpa cinta manusia tidak bisa hidup. Cinta itu anugrah dan rahmat dari Pencipta kita. Dan tidak ada cinta yang salah melainkan manusia itu sendiri menyalah-artikannya. Dan tidak ada cinta di antara orang yang berpacaran di luar pernikahan. Adanya cinta monyet, haha. Saya mengutip kata sesorang teman bahwa tidak ada cinta sebelum akad nikah, cinta tanpa akad hanyalah fatamorgana.

Maka, mari sejenak kita baca kalimat cinta berikut:

1. Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan seburuk-buruk jalan”. (Al Isra’ [17] : 32).

2. Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu, kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (H.R. Muslim, no. 6925)

Dan VMJ ini memang sebenarnya amat sangat teramat dekat dengan kata ‘zina’, sebagaimana dijelaskan oleh hadits di atas. Mendekati saja tidak boleh? Apalagi melakukannya?

Jadi intinya, virus merah jambu itu istilah yang berhubungan dengan orang yang di pikiran dan hatinya ada orang asing lain jenis yang memiliki porsi dan posisi ‘berbeda’.

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in VMJSeries and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Definisi Virus Merah Jambu #VMJSeries

  1. utie89 says:

    zina??? No way!!

    Tapi kalau zina hatiiiiii….. Mana tahaaaaaann???
    Huhuhu…😥

  2. Sholehan says:

    Harus segera menikah….. belum siap uang, mental, dan jasmani gimana dong, he he.🙂

  3. Fia says:

    Kenapalah Namanya harus Virus Merah Jambu???
    namanya Aneh banget….-_-

    don’t use the ears because M.M.M.M

  4. rara says:

    Hmmmm, dalem ya

  5. Pingback: dr. Sp.VMJ | Life Fire

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s