Segerakan Saja!

Sudah menjadi tradisi di tempat saya ketika di dalam angkutan umum, orang-orang saling becakap-cakap. Dan pertanyaan yang paling lumrah bagi mereka yang memiliki anak gadis adalah kapan akan mantu? Beberapa waktu yang lalu ketika di angkot saya mendengar percakapan ibu-ibu. Salah seorang di antaranya ketiban pertanyaan tersebut. Dan jawabannya begini,

Anakku itu maunya sekolah dulu. Wong kemarin ke rumah sama teman lelakinya tak tanya dan jawabnya, “Kami cuma pacaran saja kok, Bu. Hanya saling suka biasa. Tidak ada apa-apa dan kami pacaran tidak bermaksud untuk menikah. Kami mau sekolah dulu.”

Dan ekspresi sang ibu tersebut menampakkan persetujuan sepenuhnya karena kebenaran argumen yang disampaikan oleh anaknya. [?]

Saya hanya diam dan syok. Apakah ibu ini benar-benar polos atau bagaimana? Saya bingung dan hanya berdo’a semoga tidak terjadi hal buruk. Karena ibu itu adalah tetangga saya.

Lalu kemarin, saat saya pulang agak terkejut oleh pernikahan si Amin, tetangga saya. Usianya jauhhh lebih muda dari saya. Dia baru 20 tahun dan itu nampak tertalu muda bagi seorang anak muda untuk menikah, menurut saya:mrgreen:

Masalahnya, dia memang punya pacar. Dan beberapa kali pergi berdua seperti halnya anak-anak muda yang pacaran tanpa kontak fisik yang berlebihan.

Nah ibu si Amin inilah ternyata sang penyelamat. Meski Amin belum cukup mapan untuk menikah tapi daripada sudah pacaran, dari pada terjadi hal yang tidak diinginkan. Meski Amin mengatakan bahwa dia pacaran tidak untuk menikah. Tapi ibu si Amin bersikeras menikahkan Amin dengan pacarnya.

“Segerakan saja! Dari pada sudah suka sama suka!” Kata ibu Amin yang memang banyak dibanggakan oleh tetangga, termasuk ibu saya.

Saya lega mendengar cerita ibu. Semoga banyak ibu yang semakin mengerti seperti ibunya Amin. Dan semoga ibu-ibu ‘yang polos’ itu mendapat wawasan dan pencerahan, sehingga tidak membiarkan anak-anaknya jatuh dalam kubangan yang bernama ‘cuma pacaran’. Amin..

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Hikmah and tagged , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Segerakan Saja!

  1. rusydi hikmawan says:

    dulu pas kuliah, semester2 awal, saya dilarang pacaran ama bapak, mending nikah langsung, katanya. padahal buku felix siaw, “udah putusin aja” belum ada waktu itu. tapi gitu, sulit menjaga kesucian di masa2 pubertas, mending langsung nikah. semoga banyak orang tua paham ini. jangan dibiarin anaknya pacaran.

  2. ibu-ibu yang ‘polos’ vs ibu-ibu yang ‘prihatin’
    hihi..
    umur 20an itu udah tergolong dewasa, mbkyuu..😛

    ayo, kapan aku dapat undangan anti? biar bisa maen ke Gresik..😀

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s