Rahasia

Rahasia, kata ini disebut sebanyak 17 kali dalam Al Qur’an. “maka sesungguhnya Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi” [QS : 20 : 7]

Dalam banyak hal, dari berbagai sektor kehidupan, mulai dari level terendah sampai level tertinggi, baik secara lingkup individu maupun kolektif agaknya selalu diikuti oleh kata yang satu ini. Maka dalam kesempatan menulis kali ini, saya pun ingin menuliskan salah satu soal rahasia itu tadi. [?] Rahasia jodoh, sepertinya. Haha!

Ada seseorang yang hidup di sekitar saya. Seorang perempuan yang tahun ini genap berusia 41 tahun. Secara umum, terlepas dari setiap manusia pasti memiliki dua sisi kelebihan dan kekurangan, dia orang yang pandai, cantik, sopan, muslim yang berusaha menjalankan perintah-Nya semampunya, berusaha memakan makanan yang dijamin halal. Namun sampai saat ini, dia belum menikah. Saya kurang tahu apa alasan pastinya. Namun pernah suatu saat dia bilang pada saya bahwa dia tetap berharap bisa menikah.

Lalu salah seorang guru saya waktu SMA. Beliau orang yang baik dan dermawan namun keras ketika mengajar. Tapi belakangan ketika saya jadi guru, saya baru paham bahwa apa yang beliau dulu lakukan itu semata-mata demi kebaikan muridnya. Demi mengajarkan kejujuran dan menumbuhkan percaya diri murid-muridnya. Beliau ini pun masih membujang hingga usia berkepala empat. Banyak orang yang menyimpulkan bahwa beliau jauh dari jodoh karena kekerasan yang diterapkan itu. Namun ternyata pada saat saya kelas 3 kalau tidak salah, beliau menikah dengan seorang lelaki muda tampan yang baru berusia 26 tahun dan juga sudah berpenghasilan mantab! Siapa yang menduga?

Saya pun pernah membaca tulisan seseorang di myquran.org yang menceritakan tentang tantenya yang berusia kepala empat namun juga belum menikah. Tantenya adalah muslimah yang cantik, sopan, telah menyelesaikan S3, baik terhadap orang-orang dan lingkungan sekitar, dari keluarga baik-baik pula. Seolah tidak ada hal apa pun yang membuatnya ‘pantas’ jauh dari jodoh. Ternyata menjelang usianya genap 42 tahun, dia dipertemukan dengan jodohnya yang baru berusia 29 tahun! Lelaki yang juga telah menyelesaikan S3 dan dari keluarga yang tak kalah terpandang dari si tante! Subhanallah! Ternyata ini adalah rahasia Allah.

Dan yang terakhir saya temui dua pekan yang lalu. Teman baru saya yang baru saja menikah sebulan yang lalu. Mbak ini berusia 33 tahun saat ia menikah, bukan usia yang lagi muda. Secara umum dia cantik dan baik. Suaminya berusia 10 tahun lebih tua. Ternyata dia menikah dengan saudara jauhnya sendiri yang itu berarti kembali menyatukan keluarga besarnya. Ternyata! Selalu ada rahasia yang tersembunyi.

Kembali pada teman saya yang belum menikah tadi. Bisa jadi ada rahasia Allah yang akan terungkap kelak dan yang akan menjadi kejutan tersendiri. Meski dari sudut pandang lain, bisa jadi ada rahasia lain juga. Sebab selama ini, memang banyak orang di sekitarnya yang mengeluhkan sikap teman saya ini yang terlalu menuntut orang lain. Entahlah, hanya Allah yang tahu segalanya.

Pun ada lagi orang yang saya kenal dan dia memiliki tiga anak perempuan. Dua di antaranya sudah sangat pantas untuk menikah secara usia namun belum menikah. Sebab yang pertama telah berusia lebih dari 30 tahun dan yang kedua hampir 30 tahun. Sebagian banyak orang merasa bahwa orang tersebut ketika bekerja senang mendholimi orang lain. Maka tidak bisa disalahkan, jika orang menganggap bahwa jauhnya sang anak dari jodoh adalah sebab ayah mereka yang dholim. Namun, bisa juga seperti orang-orang yang saya sebutkan sebelumnya, kelak ternyata Allah menampilkan sebuah kejutan sebagai jawaban atas rahasia jodoh tersebut.

Dan meluaskan sudut pandang soal rahasia jodoh, segala sesuatu tak lepas dari sesuatu yang lain. Saling terkait dan mempengaruhi dalam keteraturan yang telah didesain secara sempurna oleh Ia yang maha Sempurna. Maka menurut saya, ada dua pilihan yang keduanya harus dipilih oleh mereka yang sudah berniat menikah namun belum dipertemukan dengan jodohnya [termasuk saya]. Yaitu yakin bahwa Allah pasti akan mempertemukan dengan seorang yang terbaik di waktu yang paling baik. Dan juga introspeksi diri jika kiranya ada hal-hal yang bisa menjadi penghalang pertemuan dengan jodoh tersebut. Wallahu’alam.

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Jodoh and tagged , , . Bookmark the permalink.

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s