Lokal Trip Ed 1

Trip, traveling, maupun backpacker menurut pemahaman saya memang identik dengan perjalanan jauh untuk mengunjungi tempat-tempat ‘wisata’ atau tempat-tempat baru yang menantang dan menyenangkan. Bedanya kalau backpacker itu tanpa biaya/biaya seminimal mungkin dan harus siap dengan ‘penderitaan’. Kalau trip dan traveling identik dengan kenyamanan. Hanya saja trip merupakan istilah menggambarkan perjalanan yang lebih dekat daripada traveling. Begitulah yang saya pahami terkait ketiga istilah itu. Sebab orang yang bijak adalah yang menggunakan bahasa/kata-kata sesuai dengan pemaknaannya sehingga tak menimbulkan miskomunikasi atau pergeseran makna. *halah

Karena itu, saya memilih menyebut acara keluyuran saya beberapa waktu yang lalu dengan istilah ‘trip’.

Berawal di hari Selasa (10/09) jam 10.39 ketika matahari amat sangat teramat baik hati memberikan sinarnya pada kota tempat saya tinggal. Saya bersama seorang teman, Erva namanya, nekat pergi ke pantai Dalegan. Itu niat awalnya. Saya memang sedang sangat butuh di-refresh sementara Erva selama ini jarang sekali meninggalkan kamar kost yang sangat ia cintai. Semoga dia tak merasa terpaksa demi menuruti pikiran liar saya. Hehe.

Akhirnya kami pun bermotor menuju desa Dalegan di bawah naungan panasnya matahari. Dan itu menjadi sebuah tantangan dalam pemaknaan kami. Haha.

Rencana awal kami adalah ke sebuah tempat yang dulu pernah saya kunjungi. Kami akan berteduh di bawah pohon tepat di tepi pantai. Namun sayang saya lupa. Haha. Tapi tak apa, sebab mata kami tertuju pada sebuah pohon di belakang warung kopi yang bawahnya telah tersedia bangku untuk bersantai.

Saya pun membeli kerupuk sehingga diizinkan memakai bangku pantai tersebut. Oh senangnyaaa! Meski penjaga warung sedikit mengomel karena saya membeli terlalu sedikit. Hehehe.

And finally, kami duduk di bawah pohon sambil bertukar cerita. Karena ini adalah pertemuan kami yang pertama. Baru kenal langsung nge-trip. This is great, isn’t it?😀

Cheers ^___^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in My Journey and tagged , . Bookmark the permalink.

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s