Critical Accident

Atau apa pun itu istilahnya, saya baru mendengar dari seorang teman ketika kami ngerumpi siang tadi. (?) Sejauh ini saya  belum berkesempatan untuk memastikan ketepatannya. Hehe, pish.

Baiklah, critical accident bukanlah sebuah mata pelajaran yang baku dan diajarkan di sekolah formal. Bukan pula topik/bahasan yang menarik dalam kajian. Apalagi menjadi jenis pelatihan. Tidak ada.

Critical accident menurut pemahaman saya [sesuai yang disebut teman saya tadi siang(?)], semakna dengan kepekaan sosial. Namun critical accident lebih berhubungan dengan hal-hal kecil, sederhana, dekat, dan refleks. Eumm begini saja, saya tulis beberapa contoh:

1. Mengambilkan barang orang lain yang jatuh di dekatnya.
2. Mempersilahkan orang lain yang lebih membutuhkan dahulu ketika pintu hanya muat satu orang.
3. Memberi tempat duduk pada ibu hamil/menggendong anak/orang tua saat di kendaraan.
4. Membuang sampah di tempat yang semestinya.
5. Mematikan kran atau lampu yang tak dipakai.
6. Mencuci piring/gelas yang habis dipakai.
6. Tidak menyetel musik yang terlalu keras.
7. Mengantar tamu sampai depan pintu.
8. Banyak sekali, tak sanggup saya menulis semua tentu saja. Hehe.

Misalnya lagi begini. Tinggal di kost bersama banyak orang. Di kost tersebut ada beberapa kamar mandi namun saluran airnya seri. Jadi kalau mandi bersamaan, kamar mandi yang paling depan baiknya tidak membuka kran sepenuhnya agar kamar mandi yang lain juga mendapat air. Sederhana sekali, bukan?

Atau contoh lagi begini. Kalau misal kebetulan tempat tinggal kita berjarak sekitar 50 meter dari jalan raya. Lalu kita janjian dengan orang lain. Nah, orang yang dalam critical accident, dia akan berjalan ke tepi jalan raya. Tak masalah sih meskipun orang yang mau menjemput sampai depan rumah. Tapi kan justru lebih baik kalau kita berjalan sedikit ke tepi jalan? Tak kan membuat kita pingsan karena itu hanya membakar sedikit kalori yang tentunya juga bermanfaat.

Menurut saya, orang yang kepekaan sosialnya tinggi bisa jadi merupakan ciri bahwa orang tersebut cerdas. Selain itu juga menunjukkan bahwa dia orang yang tangkas. Dan segala sesuatu akan kembali pada pelakunya. Orang yang kepekaan sosialnya bagus berarti dia memberi kemudahan bagi orang lain. Yang itu berarti hidupnya juga akan dipermudah oleh orang lain. Belum lagi menyoal pahala, akan menjadi tabungan yang banyak pastinya.

Jika seseorang memiliki critical accident yang baik [betul tak istilahnya? Haha] maka dia akan tau bagaimana memperlakukan orang lain dengan baik. Dengan demikian, dia akan enggan menyakiti orang lain. Dia akan enggan melakukan yang namanya korupsi, kekerasan, dan juga penipuan pada orang lain.

Bukanlah terletak pada kecilnya perbuatan yang dilakukan, namun esensi dari perbuatan tersebut. Ibarat air dalam bejana, jika tiap tetesnya dianalogikan sebagai individu, maka air dalam bejana itu akan jernih dan bermanfaat karena tiap tetesnya yang jernih. Maka di sini saya tak perlu mempertanyakan dan mempersoalkan bagaimana sistem pendidikan di negara saya. Baik konsep, teknis, maupun bagaimana oknum yang menjadi bagian utama dari pelaksanaan sistem tersebut. Karena, menurut hemat saya, bahwa akar dari penyelesaian rumitnya masalah hidup berbangsa dan bernegara adalah pendidikan moral, mental, dan akhlak. Sehingga pelajaran critical accident terpaksa menjadi pelajaran yang diajarkan oleh kehidupan. Tapi itu sangat ‘tak menjadi masalah’ jika semua orang mau melakukan dan mempraktekkannya. Thats right, isn’t it?

Cheers ^___^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Opini and tagged , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Critical Accident

  1. Pingback: Pusat Perhatian | Dyah Sujiati's Blog

  2. Pingback: Tiga Kemungkinan | Dyah Sujiati's Blog

  3. Pingback: Kutukan Pink! | Dyah Sujiati's Site

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s