Antara Dua Orang Gadis

#VMJseries

Suatu siang ketika sedang makan, seorang teman -sebut saja dia : Vi- bercerita kepada saya. Vi berkisah :

Ada dua orang  gadis yang tinggal satu kost dengannya. Sebut saja namanya Dwi dan Novi. Singkat kata, Novi adalah seorang akhwat yang cerdas dan telah paham bahwa pacaran itu hanya akan nikmat setelah pernikahan. Sementara Dwi adalah seorang gadis yang sedang berusaha untuk lebih baik. Korelasi antara Dwi dan Novi, selain mereka tinggal dalam satu kost adalah motivasi Dwi ingin menjadi lebih baik (akhwat) adalah Novi.

Suatu hari Dwi yang sebelumnya juga belum pernah pacaran, tiba-tiba ditembak oleh seorang cowok. Ditembak untuk jadi pacar bukan jadi istri. Makanya saya sebut cowok. Masih bau kencur. Kalau seorang laki-laki kan yang sudah dewasa pemikirannya.😀

Dwi menceritakan hal itu kepada Novi. Namun apa reaksi Novi? Ini menurut versi Vi, bahwa Novi justru menyalahkan Dwi. Sebab menurut Novi, tak ditembak oleh seorang cowok kalau bukan karena si cewek yang tak bisa menjaga diri.

Bisa ditebak kemungkinan yang akan terjadi setelahnya. Dwi mutung pada Novi. Dwi justru menerima tembakan si cowok dan memutuskan pacaran. Lebih disayangkan, Dwi memutuskan untuk berhenti belajar menjadi lebih baik.

“Lalu, kamu jawab gimana Vi?” tanya saya di akhir Vi berkisah.

“Ya aku tidak menjawab, mbak. Cuma bilang sudah tahu mbak Novi seperti itu kenapa kamu (Dwi) malah cerita hal seperti itu pada mbak Novi. Lagipula aku juga kurang interest pada Dwi, jadi ya tak terlalu berminat.” *egubrak!

“Ya nanti kapan-kapan kalau kamu berkesempatan ngobrol dengan Dwi tentang hal ini, katakan saja padanya : seharusnya apa pun jawaban mbak Novi tak menjadikanmu lebih buruk.

“Karena dalam hal ini, adalah ujian kedua gadis tersebut, Vi. Allah ingin menguji seberapa besar kesungguhan Dwi untuk mendekat pada Allah. Sementara dari sisi Novi, itu pun sebagai tantangan bagi dia. Yang jelas Vi, orang kalau sudah kena virus macam ini memang jadi sensitif dan agak susah berfikir logis. Namanya juga virus. Jadi tergantung induk semangnya. Jadi untuk menangani memang ada resep khususnya.” begitulah jawaban saya menanggapi Vi berkisah.

Get my point? Ya sudah, saya hanya meneruskan kisah yang dikisahkan pada saya. Semoga kisah dua orang gadis ini bisa dipetik hikmahnya dan bermanfaat.

Cheers ^___^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in VMJSeries and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Antara Dua Orang Gadis

  1. j4uharry says:

    Dunia terasa indah aja pokonya

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s