(Sepertinya) Tidak Mungkin

#VMJseries

Kali ini saya mau share saja soal fenomena yang saya temui.

Pertama.
Kawan saya bernama Vi, suatu siang bercerita pada saya.

“Mbak, aku mau mengatakan sesuatu. Hanya ingin mengatakannya saja biar hatiku lega. Dan tolong jangan bilang pada siapa pun.”

“Ok.” jawab saya. *saya tidak bilang tapi cuma nulis:mrgreen:

“Temanku mbak, kemarin bilang padaku bahwa dia kehilangan kehormatannya dan dia tertawa.”
Vi mengatakan dengan penekanan. Lalu saya mendadak keselek.

Kedua.
Seorang sahabat saya. Dulu, setiap hari dia diantar-jemput oleh seorang sahabatnya yang lain ketika kuliah. Sahabat dari teman saya itu menikah dan tak sampai tiga bulan dari pernikahannya, dia melahirkan. Sahabat saya shok. Bagaimana dia tidak tahu?

Sebab, sahabat dari sahabat saya ini, katanya kalau pacaran adalah pacaran islami. Pacaran sehat. *Cuih!* Yeah pacaran sebatas status, pergi keluar untuk makan, ngobrol di telepon. Itu saja. Kelihatannya sangat tidak mungkin mereka melakukan hubungan seksual hingga MBA.

Ketiga.
Adalah teman saya sendiri dan ini bukan dari cerita orang lain. Dua orang teman saya, laki-laki dan perempuan. Mereka adalah mahasiswa yang cukup berprestasi di kampus. Mereka dikenal sebagai pekerja keras. Sebab di samping IPK mereka yang tinggi, mereka juga ikut organisasi, dan masih bekerja paruh waktu.

Orang-orang menilai mereka adalah pasangan yang serasi dan sehat. Orang-orang menilai bahwa mereka tak akan mungkin terjerumus pada perbuatan bodoh yang memalukan. *apa itu? Bukankah pacaran tanpa pernikahan sudah jelas-jelas merupakan hal yang tak cerdas?:mrgreen:

Dalam pacaran, mereka hanya keluar untuk makan atau sekedar ngobrol di kost. Kemana-mana (dalam arti kuliah, acara organisasi, atau kerja) mereka berangkat berdua. Hanya itu yang tampak.

Namun apa yang terjadi? Hanya enam bulan dari hari pernikahannya, si perempuan telah melahirkan bayi yang sehat dan besar. Tak mungkin itu bayi prematur.

Dari ketiga takdir yang telah berlalu atas ketiga orang di atas, betapapun orang-orang sama sekali tidak menyangka.

Kita terlalu sering berdalih soal pacaran sehat, pacaran islami, penjajakan. Atau pacaran yang penting tidak melakukan hubungan seksual. Aish! Terdengar begitu klasik dan bodoh. Buktinya, tak hanya tiga orang itu saja yang ternyata terjerumus. Berapa banyak kasus MBA yang terjadi. Silahkan searching di internet atau baca koran atau bahkan teman dekat atau keluarga anda sendiri.

Maka, hanya ada satu kesimpulan tentang pacaran yang paling aman yaitu setelah adanya perjanjian yang sah antara keduanya. Dan itu hanya berlaku bagi orang yang cerdas dan beradab.

Dan, bagi yang teramat yakin bahwa dia hanya ‘pacaran sebatas status tanpa melakukan apapun’ atau yang tidak berstatus pacaran tapi teramat sering ‘memikirkan’. Saya harap bisa menyempatkan diri membaca tulisan saya di katagori #VMJseries. Sebab pada postingan ini hanya menulis kisah dari tiga orang pacaran yang nampaknya sangat tidak mungkin melakukan hubungan seksual dalam pacarannya. Yang ternyata itu tidak benar.

Cheers ^___^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in VMJSeries and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to (Sepertinya) Tidak Mungkin

  1. Dimana-mana… yg namanya pacaran itu mendekatkan diri pada zina. Apalagi dengan derasnya banjir pornografi di negeri ini yg merusak otak.

    Yang sehat itu PDKT dengan bapaknya, ajukan lamaran dan kepastian menikah🙂

  2. Perempuan mesti bisa mejaga diri. Mesti tegas untuk bilang “TIDAk”…..

  3. katakan TIDAK!!!!

    pkoknya tidak pada P A C A R A N!!!

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s