Cinta Dalam Hati

Di sebuah kamar kost yang berukuran 3 x 3 meter persegi, berkumpul lah 6 orang perempuan yang cukup banyak berbicara. Satu di antara mereka hanya membawa sebiji dompet yang memang tak bisa dipisahkan darinya. Entahlah, sepertinya sebagian besar wanita di dunia ini sulit dipisahkan dari dompet. Entah apa korelasinya, saya tidak tahu pasti. Mungkin itulah simbol, wanita sering diidentikkan sifat materialistik. *lupakan*

Seorang yang lain tertarik mengamati dompet yang tergeletak begitu saja di tempat tidur.  Seorang itu memohin izin lalu membolak-balik dompet dan melihat isinya. Memperhatikan kartu-kartu yang terselip. Padahal tidak ada yang menarik apalagi untuk dibicarakan. Tiba-tiba dia berseru, “Mbak, kenapa tidak ada fotonya? Bahkan foto suamimu tidak ada?”

Pemilik dompet yang beruntung menjadi sedikit orang yang berkesempatan menikmati indahnya pacaran setelah pernikahan, dengan anggun menjawab, “Oh iya donk. Cintaku kan di dalam hati. Bukan di dalam dompet.”

Cheers ^___^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Intermezzo and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Cinta Dalam Hati

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s