Mbolang Brebes [1]

[Tak Terencana]

Ini adalah acara pembolangan saya yang kesekian. Padahal tadinya saya sudah bertekad untuk mengisi lapak ini dengan tulisan sarat hikmah, namun apa daya, saya sulit membendung keinginan untuk tidak menceritakannya. Haha. Semoga sih ada hikmah yang nyangkut meski hanya seukuran atom.

Sebelumnya, perkenalkan dulu seorang kawan saya bernama Dian N. E. yang saya panggil Dianne. Biar terdengar seperti nama orang luar. (alasan yang tidak rasional) Kami adalah teman seangkatan dan sepertinya kami memiliki salah satu hobi yang sama yaitu mbolang. Sejak dulu, kurang lebih sejak kami lulus, kami ingin pergi mbolang bersama di suatu tempat. Sayangnya, waktu kami libur susah dicari yang match. Ditambah kami terpisah sekitar 12 jam perjalanan. Kebetulan akhir tahun ini saya bisa cuti dan dia libur semester. Maka kami ingin mbolang bersama.

Kami berkomunikasi viasms untuk membahas acara pembolangan. Dan sepertinya ada sms yang nyangkut entah di mana sehingga terjadi  miskomunikasi di antara kami. Singkat cerita -padahal dari tadi sudah berpanjang lebar- kami berantem. Haha. Kami memang biasa berantem. Sebab sepele, sama-sama tak mau mengalah, ribut, lalu tiba-tiba baikan sendiri. Yahahaha. Tak jauh berbeda dengan anak-anak. Tapi bagi saya, justru itulah indahnya persahabatan kami. Penuh warna. Tak hanya suka, tapi juga ada duka. Yang semoga dengan itu semua, menjadi kenangan dengan warna indahnya sendiri. So sweet banget? Oh itu bukan saya :p

Keputusan final dari pertarungan kami adalah kami akan mbolang ke tempat yang dekat dengan Purwokerto selama sehari saja yaitu 25 Desember. Sebab 26 Desember jam 8 pagi, Dian akan berangkat mendaki Dieng. Dan kami memilih tujuan Kaligua, Brebes.

Jam 8.10 Dian sudah tiba di rumah kakak saya sementara saya masih di perjalanan. Saya baru tiba di rumah kakak sekitar jam setengah sembilan. Dan kami baru berangkat mbolang jam 9.10

image

Sekitar jam 10.30 kami sudah tiba di perbatasan Banyumas – Brebes. Beberapa menit kemudian kami berhenti untuk makan. Di saat makan itulah, ternyata Dian mendapat sms dari temannya. Yang intinya batal ke Dieng besok. Maka seketika itu pula, Dian memutuskan untuk mbolang di Brebes sepuasnya sampai besok. Padahal jelas-jelas kami tidak membawa persiapan apa pun! Karena rencana hanya sehari saja. Bagaimana dengan saya? Saya senang dan langsung menyetujui ide gila itu. -Meski sempat menawarkan beberapa pilihan sih, haha-

Lalu bagaimana kelanjutan cerita mbolang saya yang tak terencana itu? Bagaimana kami mensiasati ketidaksiapan kami? Tunggu reportase selanjutnya.

–**–

Cheers ^___^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in My Journey and tagged , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Mbolang Brebes [1]

  1. quinque says:

    iklan nih…

  2. jampang says:

    ke bagian selanjutnya…..

  3. lazione budy says:

    Haha.., happy mlampah-mlampah.
    Cari telur asin banyak di sana.😀

  4. Pingback: Gadis Desember | Life Fire

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s