Karena Cinta, Kita Jumpa

*uhuks!*

Cinta. Siapa sih yang tak suka mendengar kata itu? Siapa sih yang tak turut bersuka dan gembira mendengarnya terucapkan? Siapa sih yang tak mau dekat-dekat kata cinta? Mungkin yang sedang patah hati saja kali yaa?😛

Menurut kamus bahasa Indonesia, cinta adalah kata yang berarti sayang benar atau suka sekali. Namun, turunan kata cinta menghasilkan makna yang bermacam-macam. Sehingga cinta itu bermakna sangat luas. Jadi menurut saya, teramat arogan dan semena-mena jika kita  mempersempit makna cinta seukuran frame dua orang remaja yang saling terpesona. Itu menyakiti si kata cinta. #halah#

Hubungan yang terjalin di antara dua orang, pastilah mengandung unsur cinta. Cinta yang paling abadi adalah cinta yang disebabkan oleh sebab yang abadi. Apa itu sebab abadi? Dialah Allah Sang Mahacinta. Hubungan dua orang yang saya maksud kali ini adalah dua orang yang berteman dan seperti terikat hubungan persaudaraan. Persaudaraan karena Allah, insyaAllah.

Bagaimana cara menjelaskan tentang dua orang itu yang belum pernah bertemu sama sekali sebelumnya? Lalu mereka berjanji untuk bertemu di suatu tempat? Dan ketika mereka telah bertemu seolah sudah seperti saling mengenal sebelumnya? Yeah, meski sebelumnya di antara mereka sudah terjalin komunikasi, tapi jika tak ada cinta di antara itu, mustahil perjumpaan terlaksana. Maka,
Tidak ada frase lain, selain : karena cinta, kita jumpa.🙂

Dari Abu huraira r.a. dijelaskan bahwa Rasulullah bersbda,
“sesungguhnya di sekitar Arasy terdapat mimbar-mimbar dari cahaya, yang di atasnya terdapat suatu kaum yang mengunakan pakaian cahaya.waja mereka bercahaya. Mereka itu bukan nabi juga bukan para  syuhadah. Akan tetapi, para Nabi dan Syuhadah terkagum (merasa iri) kepada mereka sehingga mereka berkata, “wahai Rasulullah, tolong beritahu siapa gerangan mereka itu?” Beliau menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang saling menjalin cinta kasih karena Allah, saling bermajelis (duduk memikirkan sesuatu) kerena Allah, dan saling mengunjungi karena Allah semata.” ( HR Nasa’i dalam Sunan Al Kubro )

For mbak Nisa,

mbak Rani, thanks so much for ukhuwah thats you offering to me. And for mbak Rini, thanks for your coming to Jakarta from Bandung to meet me. Also, thanks to all my friend at 861’s group. May Allah bless you all and we can together in the best place Hereafter. Aamin.

Ternyata? Setelah tulisan ini jadi rupanya jauh dari maksud hati yang hendak saya uraikan. Ternyata sama sekali tidak mencerminkan suasana hati yang saya rasakan. Jauh sekali dari gambaran perasaan yang ada di ruang hati saya. Betul, ternyata menuliskan tentang cinta itu tidak mudah! Haha! Maaf yaa!🙂

–**–

Cheers ^___^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Cinta. Bookmark the permalink.

4 Responses to Karena Cinta, Kita Jumpa

  1. jampang says:

    wah ada yang kopdar karena cinta😀

  2. Perjumpaan yg menyenangkan karena dilandasi cinta, kopdar yah…

  3. Rini says:

    Aamiin. Terima kasih kembali🙂

  4. Yang mampu mendefinisikan cinta ya cinta itu sendiri🙂

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s