Hadiah

Saya teringat kejadian sekitar dua tahun silam. Ketika seorang kawan saya bercerita dan meminta pendapat saya. Kurang lebih begini percakapan kami.

Friend : Dy, sebagai perempuan, menurutmu kalau ada perempuan memberi hadiah pada laki-laki berarti apa?

Dy : Siapa dulu perempuan dan laki-laki itu? Hubungan mereka apa?

Friend : Mereka adalah teman lama yang sudah terpisah sekian lama dan kini mereka nyambung lagi karena Facebook.

Dy : Apakah mereka sama-sama sudah berkeluarga?

Friend : iya.

Dy : Barang yang dihadiahkan apa?

Friend : Baju.

Dy : Hanya diberikan pada si lelaki?

Friend : Maksudnya?

Dy : Maksudnya apakah baju itu hanya untuk si lelaki saja atau ada yang untuk anaknya misalkan.

Friend : Tidak ada.

Dy : Kalau begitu kemungkinan besar ada perasaan lain di hati perempuan itu untuk si lelaki.

Friend : Ah, masa sih? Lalu lelaki mesti bagaimana?

Dy : Dia harus menghentikannya Pak. Tidak usah memulai percakapan di Facebook. Dan membalas secukupnya saja jika perempuannya yang memulai. Lelaki itu jangan terpancing pada percakapan yang diumpankan oleh si perempuan.

~~

Jawaban saya adalah kemungkinan besar. Karena saya juga tidak tahu perasaan si perempuan. Sy menebak demikian berdasar pada “sesuatu yang pada umumnya”. Bagaimana jika ternyata perempuan itu tidak memiliki perasaan lain? Nah di sinilah pentingnya etika. Niat baik yang dilakukan dengan cara yang tidak tepat juga memiliki risiko penyimpangan yang cukup.

Lalu etika memberi hadiah itu bagaimana? Ini tips spesial dari saya.🐱

Jika yang diberi hadiah adalah lelaki yang sudah menikah, berilah hadiah terutama ditujukan untuk anak-anaknya dan istrinya. Kalau Anda punya banyak uang ya jangan lupa untuk si laki-laki itu.😄 Begitu juga sebaliknya.

Kalau yang masih jomblo bagaimana? Ya kalau saya yang dikasih hadiah pasti menerima dengan senang hati😄😛

cheers ^_^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Hikmah and tagged . Bookmark the permalink.

6 Responses to Hadiah

  1. Galuh Nindya says:

    Ea.. endingnya itu lhoooo :))

  2. jampang says:

    jadi…. mau hadiah apa?

  3. Rini says:

    Hahaha ada pesan sponsor nih

  4. lambangsarib says:

    enggeh mbak… matur nuwun.

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s