Mbolang Karanganyar-Candi Ceto

Hari keempat Saya dan Mbak Maya membolang.

Kami keluar dari rumah bu Tini di pagi yang syahdu. Ditemani gerimis yang menari di udara. Udara dingin masih membalut pori kulit kami. Kami berjalan melewati kebun teh menuju pasar Kemuning guna mencari sarapan. Perjalanan sekitar 1 kilometer dengan jalan menanjak.

Di tempat makan, kami menitipkan tas besar kami. Lalu kami naik ojek menuju Candi Ceto. Tarif ojek 20 ribu rupiah.

Dari Kemuning menuju Candi Ceto, jalan sangat curam. Namun pemandangan di sisi sangat indah! MasyaAllah! Betapa Maha Kuasa Tuhan Yang Menciptakan! [Kalau si ateis main kemari, pada mikir apa ya? :D]

Tiket masuk candi hanya 3 ribu rupiah per orang.

Gerimis masih terus menari. Pemandangan di bawah tak lagi nampak jelas karena tertutup hujan yang menyerupai kabut.

Candi Ceto ini ternyata merupakan situs Hindu terbesar di Jawa. Info ini kami dapat dari rombongan bapak-bapak yang bertemu di warung kopi.

Satu kompleks dengan candi Ceto, ada Candi Kethek dan pemandian Saraswati. Karena hujan yang lebat, kami masih berteduh di sebuah warung kopi. Sampai akhirnya datang rombongan berempat bapak-bapak pecinta benda bersejarah. Mereka dari sebuah komunitas. Tapi saya lupa namanya, karena saya tidak memelihara Facebook, HeHeHe.

Bapak-bapak ini orang yang asyik. Dan kami pun pergi bersama ke candi Kethek dan pemandian Saraswati. Kami berjalan berenam. Tidak ada pemikiran negatif apa pun pada kami terhadap bapak-bapak ini. Sangat berbeda dengan kakek tua ‘horor’ yang kami temui di Air Terjun Kali Pancur.😉

Jalan menuju Candi Kethek cukup menantang. Banyak pohon pinus yang saya takut dia rubuh. Sedang sisi satunya adalah jurang. Jadi perjalanan ini mirip sebuah pendakian. Ya boleh dikatakan sebagai pendakian mini. Hehehe.

Cuaca yang dingin menjadi tidak begitu terasa lagi. Sebab energi panas yang dihasilkan tubuh saat berjalan mengimbanginya. Kami tak lagi kedinginan. Dan sepanjang jalan kami berbincang-bincang banyak hal sehingga menambah pengetahuan saya dalam pendakian mini itu. Haha.

image

Di candi kethek

image

Di gerbang candi Ceto

Mbolang yang menyenangkan!

Lalu kami kembali ke Solo. Turun dari Ceto, kami kembali mencari tumpangan gratis sampai Kemuning. Alhamdulillah dapat lagi! Yihaaa!😀

Di Kemuning kami makan siang di warung tempat kami sarapan tadi. Lalu naik bis jurusan Karangpandan. Dari Karangpandan naik bis lagi jurusan Solo. Tarif 12 ribu rupiah per orang.

Kami sampai Solo sekitar setengah tiga sore. Tujuan kami selanjutnya adalah ke Jepara. Namun, lagi-lagi kami dihadapkan pada kondisi yang tidak sesuai rencana. Mbak Maya kelelahan. Dan seandainya kami ke Jepara, kami akan berkejaran dengan waktu. Sebab esok hari kami harus naik kereta dari stasiun Semarang jam 11:30. Dan lagi-lagi kami juga belum menentukan tujuan wisata di Jepara. Hasil Googling menunjukkan tempat yang membuat ketar ketir dengan waktu.

Akhirnya kami memutuskan untuk tinggal di Semarang saja dan besok mencoba wisata Semarang yang belum kami kunjungi. Pantai! Kami lalu menginap lagi di kost Karina.🙂

Sebelum kami tiba di kost, kami masih sempat mengunjungi Masjid Agung Jawa Tengah. Kami nyarter angkot lagi. Dari Terminal Terboyo hingga kembali ke Terminal Terboyo lagi kami membayar 60 ribu untuk 2 orang. Itu pun sudah pakai ditunggu oleh bapak sopir angkot. Kalau naik ojek bisa lebih mahal.🙂

image

Masjid Agung Jawa Tengah

Alhamdulillah, pengalaman yang tak terlupakan!

[to be continue]

cheers ^_^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in My Journey and tagged , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Mbolang Karanganyar-Candi Ceto

  1. pitaloka89 says:

    Sadis liburannya, berapa tempat tuh jadinya dibabat habis ukh? Xixixi… jadi kangen jalan-jalan… #mupeng

  2. Rini says:

    Mesjid + pemandangannya…. bagus ya, Masya Allah!

  3. Candi Kethek … itu ejaannya spt Ke- kera ; thek- teler ?

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s