Once Upon A Time

Suatu hari di terminal Semarang.

Ibu saya tak juga balik dari kamar mandi untuk wudhu, dan bus harus berangkat.

Saya cemas.

Seanggun apa pun saya ber-akting, saya tetap tidak dapat menyembunyikan kepanikan.

Hingga seorang bapak-bapak mengerti menangkap luapan perasaan saya.

Bapak itu lantas bertanya, “Ada yang tertinggal mbak? Siapa?”

Tepat saat pertanyaan si Bapak selesai diucapkan, ibu saya naik dari pintu depan.

Saya lalu menjawabnya dengan menunjuk ibu dan sedikit histeris (karena lega), “Itu tuuu!”

Si Bapak terkejut dan dengan keras menjawab, “HUWADDUH!”

Dan beberapa di dekatnya pun terkejut!

😁 😁 😁

cheers ^_^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Intermezzo and tagged . Bookmark the permalink.

One Response to Once Upon A Time

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s