(Bukan) Twitwar

Sejujurnya, saya sempat merasa terkagum-kagum pada istilah “twitwar” ketika dulu saya mendengarnya. Terdengar keren sekali. Berwibawa dan gagah perkara. (pala lu, Dy!) Lantaran kata “twitwar” mengantarkan imajinasi saya pada film “star war”!😄

Interaksi dua pihak (atau lebih) melalui sosial media menurut hemat saya bisa dikatagorikan sebagai interaksi langsung. Salah satu bentuk interaksi langsung di Twitter bisa berupa diskusi atau yang keren tadi disebut twitwar. Beberapa hari lalu saya sempat “berdiskusi” (bukan twitwar) dengan seorang ibu. Ya, ibu-ibu. Harapan saya sih ada manfaatnya. Aamin.

Berikut reportasenya. I hope this pics will tell you some. And I hope it will be useful.🙂

image

image

image

cheers ^_^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Opini and tagged , . Bookmark the permalink.

2 Responses to (Bukan) Twitwar

  1. Jadi? siapa yang akhirnya memenangkan peperangan? khawatir saya Ahok justru yang menang hehe

  2. Junaidi m says:

    Baru tau malah istilah ’TwitWar’ ..ya, perang

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s