Dingin Bulan Juni

Fuh berdebu sekali rumah saya. Lama nggak tengok rumah.😀 Tepat sebulan penuh! Ziha! (?)

Too much reasons can I made. But they will not relevan, no more than just an apologized. Haha.

Okey, forget it. Let me write what I want to write now.😛

Banyak hal yang saya alami dan ingin saya tulis. Tapi karena saking banyaknya, jadi lebih baik diskip saja deh. Kedua, banyaaaaaaak sekali ketimpangan dan pelanggaran terjadi di negara tercinta ini. Di setiap dimensi ipoleksosbudhankam, lengkap ada inkonstitusional. Dan karena saking banyaknya, I say “too much, uncountable problems”. Nggak percaya? Coba deh hitung saja. Tidak akan sanggup.😦

Bulan Juni sering disebut sebagai bediding. Dingin. Apalagi menjelang matahari terbit. Dinginnya bisa menembus selimut. Bersyukur, dingin bulan Juni tahun ini awet sepanjang hari. Sehingga walau matahari terik, cuaca dingin membuat panas tak begitu terasa. Menyenangkan. Apalagi ketika angin bertiup dan menggoyang pepohonan. Menggugurkan daun-daun kering. Lalu memandunya menari di tepi jalan. Sangat indah. :’)

Satu lagi. Tentang jodoh dan jomblo. Setiap makhluk sudah dijamin berpasangan. Bertemu jodoh kapan, adalah takdir. Menjadi jomblo berapa lama, adalah juga takdir. Namun, sabar sambil berusaha berupaya menemukan jodoh adalah kewajiban. Sedangkan merasa bahagia atau tidak merupakan pilihan. Menjadi berarti atau sia-sia juga pilihan.

Meskipun, di dunia nyata banyak yang bertanya, “kenapa nggak nikah-nikah?”. Atau tega menuduh jomblo tak mau berusaha menikah. Bahkan banyak yang menuduh jomblo terlalu pilih-pilih sehingga nggak nikah-nikah. Sabarlah, abaikan saja. Mereka hanya perhatian pada jomblo namun frustasi karena tak bisa membantu sehingga berbalik menyalahkan jomblo.🙂

Dan bila jomblo aktif di dunia maya lalu mendapati begitu banyak pembully jomblo, percayalah, mereka hanya kumpulan orang-orang kurang bahagia. Sehingga mereka mencari kebahagiaan dengan cara membully orang lain.

Okey, sementara segitu dulu saja tulisan saya. Setelah lama tidak menulis, saya pikir tulisan saya jadi semakin kacau. Tidak selezat sebelumnya. :p

cheers ^_^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Intermezzo and tagged , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Dingin Bulan Juni

  1. mysukmana says:

    Semoha didekatkan dan disegerakan, tetep istiqomah🙂

  2. jampang says:

    semakin bijak, semoga semakin dekat jodohnya, mbak😛

  3. shodikan pare says:

    kok podo karo aku nasibmu..tak tinggal ae nk bengkel ben repot ..gak mikir galau nikah trs2an..

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s