facile ad dormientibus

Pada suatu hari, ketika saya sedang mencari seseorang dan akhirnya saya diminta datang ke rumah seorang kepala desa, kebetulan sekali saat itu pak kepala desa sedang mengadakan sebuah acara. Yaitu sebuah jamuan dengan mengundang anak-anak yatim. Para undangan datang, berdoa bersama, lalu mereka pulang dengan membawa paket berbuka puasa sekaligus selembar amplop berisi uang. Jumlah undangan sekitar 25 orang.

Melihat anak-anak yatim berbagai ukuran (ada yang masih balita sampai ada yang sudah remaja berrambut harajuku warna-warni) tersebut berkumpul selalu membuat saya terharu. Susah dijelaskan dengan kata-kata. Dan terlepas dari apapun motivasi pak Kades, acara-acara sejenis ini menurut saya amatlah baik dan patut sering diadakan. Tak hanya di bulan Ramadhan. :’)

Di samping itu, sejujurnya saya sedih. Ramadhan akan segera berlalu. Dan menurut saya, Ramadhan kali ini berjalan cepat sekali. Rasanya saya belum dapat (melakukan) apa-apa, tapi tak terasa kita sudah akan berpisah dengan Ramadhan. Hiks. Sedih.

Belum lagi kalau kita jujur melihat kondisi ipoleksosbudhankam di negeri ini. Sangat menyedihkan. Banyak sekali kemungkaran terjadi. Dan hal yang paling mengenaskan bagi saya adalah saya bahkan tidak sempat menulis. Padahal menulis adalah usaha terlemah, yang seharusnya bisa saya lakukan dalam rangka tidak mendiamkan kemungkaran. Yang paling bisa saya lakukan cuma mengutuki, hiks.😥

Dan seperti biasa, walau begitu, walau banyak hal yang menggalaukan hati saya, walau banyak yang ingin saya tulis namun belum juga terwujud, walau banyak rintangan yang harus saya hadapi sekaligus taklukkan, tetap saja masih banyak hal yang harus saya syukuri. Nikmat yang jika kita hitung tak kan pernah kurang dari derita yang kita rasa. :’)

Dan tetiba saya jadi ingat kejadian beberapa hari yang lalu. Ketika saya mengadakan task force. Sambil menunggu petugas saya melakukan wawancara pada responden ditemani oleh atasan saya, saya yang sudah mengantuk tingkat dewa, akhirnya tertidur nyenyak di samping responden. Bzzzzz! Ahahaaha.

(tulisan gado-gado😄 )

cheers ^_^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Intermezzo. Bookmark the permalink.

One Response to facile ad dormientibus

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s