Jodoh Selalu Menemukan Jalan

Jodoh, bukan hanya tentang laki-laki dan perempuan yang menikah kemudian menjadi sepasang suami istri lantas hidup bersama. Jodoh, as I ever said, adalah tentang kecocokan, kemantapan, dan kerelaan hati menerima atau terhadap sesuatu. Ketika sakit, berjodoh dengan dokter yang tepat, membeli pakaian mempunyai toko langganan, catering langganan, menemukan tas yang cocok, berjodoh dengan bengkel tempat kita ‘mengobati’ kendaraan, seperti itulah jodoh.

Adalah jodoh juga, antara kita dengan tempat kita belajar sesuatu. Tempat kita kursus mengemudi misalnya.

Dari akhir bulan Mei hingga akhir Agustus, saya benar-benar ‘dikerjain’ yang namanya PBDT. Apa itu PBDT? Silahkan lupakan saja ya. Hehehe. Intinya saya sibuk. Hahahaha. *sok sibuk lu Dy!*

PBDT benar-benar menyita waktu dan perhatian saya. Ketika saya butuh mbolang, waktu sama sekali tak bersahabat. Ketika saya ingin menulis sekedar untuk melegakan hati, pikiran saya kacau dan tidak fokus. Bahkan untuk sekedar berkhayal lantas menjadikannya sebuah cerita fiksi, saya pun tidak sempat! Huh, menyebalkan sekali! Mangkanya Blog saya makin tak terawat.

Dan entah wangsit dari mana yang mampir di ruang iseng saya, saya memutuskan untuk kursus mengemudi. Ziha!

Saya menyampaikan niat mulia (?) saya pada salah seorang Mbak. Saya hendak memilih salah satu tempat kursus. Tapi Mbak merekomendasikan tempat lain yang katanya lebih baik. Sebab suami Mbak baru saja mengikuti kursus mengemudi di dua tempat. Dan dia merekomendasikan yang trainernya ramah dan menyenangkan. Sebutlah kursus mengemudi Merdeka.

Karena saya sama sekali tidak tau menahu, saya nurut saja pada Mbak. Hikmah yang pasti, lokasinya sangat sangat dekat dengan kost saya. Lha wong di gang sebelah. Haha. Dan benar, trainernya ramah sekaliii! Sabar banget mengajari saya yang kurang sinkron antara pikiran dengan pergerakan tangan dan kaki. (bilang aja lambat sih, wkwkwk)

Padahal bukan karena saya tipe orang lelet. Sedikit-sedikit saya masih mewarisi bakat tangkas dan cekatan dari ibu. Cuman khusus untuk mengemudi saya memang payah. Huh!😐

Dulu, saya dibelikan sepeda pancal oleh kakak waktu SD kelas 3. Baru bisa naik setelah kelas 6. Begitu juga dengan motor. Saya diajari kakak saya waktu kelas 2 SMA, tahun 2005. Tahun 2008 saya membuat SIM juga belum lancar betul mengendarai motor. Payah banget kan?😐 Lha les nyetir mobil lima pertemuan sudah harus bisa? Oh no! *frustasi*

Mungkin saya jadi siswa paling unik yang belajar nyetir. Haha. Secara kalau orang les pasti karena ingin bisa. Kalau nggak berhasil seharusnya malah kecewa kan? Kalau saya sih tidak sama sekali. Karena tujuan awal saya les nyetir cuma sebagai hiburan di tengah PBDT! Wahahah! (parah)

And as I said before, bahwa menemukan les nyetir cocok juga bagian dari jodoh, maka selalu ada jalan untuk mempertemukannya. Karena sebenarnya, tempat kursus mengemudi yang usai dipilih oleh suami Mbak sehingga Mbak merekomendasikan pada saya adalah BERLIAN, bukan Merdeka!

Jadi, dengan salah info yang diberikan Mbak pada saya, justru menjadi jalan bagi saya untuk memilih kursus Merdeka. Yeah, seperti itulah rangkaian takdir bekerja.

At least, belajar mengemudi adalah investasi jangka panjang yang sangat bermanfaat. Tiada ruginya memiliki ‘keahlian’ mengemudi mobil. Dan sedudul-dudulnya saya, sebetapa saya menyusahkan trainernya, 😁 setelah mengikuti kursus, insyaAllah saya sudah bisa menyetir. Tapi di jalan tol. Wakakak! 😁 😁 😁

cheers ^_^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Pengetahuan Umum and tagged . Bookmark the permalink.

6 Responses to Jodoh Selalu Menemukan Jalan

  1. jampang says:

    saya juga belum bisa nyetir nih

  2. Selain di jalan tol, juga nyetir untuk markir ke garasi ya, Mbak🙂

  3. Udah nabrak pagar belum mba? karena itu KPI dlm mengemudi. Saya dulu br bisa naik motor setelah nabrak pagar rumah, dan sedikit lancar naik mobil setelah nabrak pagar rumah tetangga.😀

  4. Learn how to play a drum. It’ll help.😉

  5. Pingback: Tujuh Wisata Dalam Sehari di Karanganyar | Life Fire

  6. Di jalan tol malah ngeri mbak balapan semua :’D saya senangnya di jalan macet hahaha *padune ga berani ngebut

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s