Tante

Sejak saya masuk kuliah umur 16 tahun 8 bulan yang tentu saya masih imut maksimal *huekk*, saya telah terbiasa memanggilkan anak kecil pada saya dengan panggilan “tante”. Sok tua banget kan saya?

Bagaimana tidak? Ponakan pertama saya lahir saat saya kelas 4 SD. Saat usia saya belum genap 9 tahun. Lalu di usia saya yang 9 tahun 9 bulan, saya dapat keponakan lagi. Jadilah saya sudah terbiasa dengan panggilan ‘bulik’ yang merupakan kependekan gabungan kata ‘ibu cilik’. 😅

Selama SMP dan SMA, saya tak ingat apakah saya pernah berinteraksi dengan balita atau tidak ketika di bus atau di mana. Tapi kalau tidak salah mengingat, ketika saya SMA yang kebetulan salah satu kakak saya merupakan guru di sana, beberapa kali kakak saya membawa keponakan saya yang beda 9 tahun 9 bulan dengan saya itu ke sekolah. Saya berjalan menggandeng ntu keponakan kecil di depan kawan-kawan saya dan saya tetap memanggilkan diri saya: tante.

Nah, lain orang lain cerita. Suatu hari, saya pergi ke rumah teman saya. Kebetulan teman dari teman saya juga datang. Mbak yang datang tadi usianya 6 tahun lebih tua dari saya. Saat itu usia saya hampir 23 tahun kalau tidak salah. Kedatangan kami yang bersamaan waktu itu adalah untuk menengok bayi teman saya. Tentu, saya memanggilkan bayi yang jelas-jelas belum bisa ngomong itu ke saya dengan panggilan ‘tante’. Sementara si mbak yang selisih 6 tahun dengan saya dengan sopan memanggilkan dirinya ‘mbak’.

Lalu saya mendadak merasa lebih tua dari mbak tadi. Gubrakkk! Tulisan random sambil menunggu adzan isya. Karena saking gejenya yang punya lapak! 🙈🙄 😩😐

cheers ^_^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Intermezzo and tagged . Bookmark the permalink.

4 Responses to Tante

  1. Ismail Hasan says:

    kalo bulik tapi masih sekolah biasanya sih tetap dipanggil mbak, tapi kalau sudah 20 lebih ya memang sudah waktunya dipanggil tante.. haha

  2. jampang says:

    waktu belanja…. ada pelayan took mendekat. saya kenalkan ke sabiq dengan panggian tante…. eh si mbaknya terus ngomong pake sebutan kakak😀

  3. Jauharry says:

    Guru pramuka, yg gak pernah tua saya rasa.

  4. Hallo tante🙂 hha sepertinya saya sama seperti temanya mba, masih sering menyebut diri “kaka” diusia yg ke sekian ini :p mungkin ini yang namanya jiwa muda hahaha

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s