Mata

Kulihat dia di antara tawa renyah orang-orang di sekelilingnya. Tapi senyumnya tipis. Hanya nampak macam formalitas untuk menyenangkan hati orang-orang yang berada di dekatnya. Meski aku agak terkejut kala kulihat tatapan matanya yang tegas. Bagaimana dia bisa menghibur orang?

Kulihat lagi dirinya sedang takzim menyimak curahan hati seorang dewasa. Dan aku terpesona dengan caranya mendengar. Tapi aku tak menyangka, di luar sorot tegas matanya, adalah mata yang sendu sisa tangis semalaman. Lalu bagaimana dia bisa menjadi pendengar setia?

Dan kini jadi aku menyadari sesuatu. Ternyata aku sudah sangat lamaaaaaaaaa tidak nonton drama Korea! Tidaaaaaaaak! 😱 😱 😱 😱

*Dyah sadar Dy!* 😂 😂 😂 Bukankah hidup semakin jadi waras akhir-akhir ini? 😥 😥 😥

cheers ^_^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Others. Bookmark the permalink.

2 Responses to Mata

  1. jampang says:

    %^$#(&*^&%$*(_)I^&$%$^T&%^&%

  2. Galuh Nindya says:

    Hmm.. Ora nyambung aku sama endingnya.. Haha

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s