Orang Waras

Seorang teman saya menunjukkan foto temannya yang usai berenang dengan bukan muhrimnya. Lalu terjadilah percakapan berikut ini.

A: Betewe fotone sok romantis 😒
Tapi katon banget nek iku wong pacaran.
Dudu suami-istri.

B: gesture beda emang pacaran sama suami istri.

A: Tak bilangin, percaya atau nggak, bagi mereka ntu foto sesuatu banget. Berasa romantikanya bagi mereka

B: iyah lah
yang moto juga sama ajah

A: Begitu juga menurut mereka yg ‘merestui’ pacaran. Akan melihat hal yg sama. Mengapresiasi bahkan. Beda ama orang waras yang lihat macam kita ini.
Waras dalam arti nggak merestui pacaran. Menurutku, orang yg ‘merestui’ pacaran itu ‘tidak waras’. Sebab:
Mengizinkan zina,
Menentang larangan Allah,
Mana ada orang waras berani menentang Allah?
Gak onok.

B: iyoooo😫😫

A: Aku juga bukan orang baik-baik sih. Tapi ya berusaha bagaimana menjadi orang baik. Nggak berani menabrak apa yg jelas-jelas dilarang sama Allah

B: iyooo ukh
aku juga belum baik..
berusaha untuk tetap di jalan Allah

A: Semoga Allah menjaga kita. Aamiinn. Sampai kita mati dengan khusnul khatimah.

Aamiinnn.

cheers ^_^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in Cinta and tagged . Bookmark the permalink.

4 Responses to Orang Waras

  1. jampang says:

    Yang waras tolong amini

    *aamiin*

  2. Kita sebagai manusia adalah makhluk sosial, maka hal tersebut bukan lagi urusan privat. Sehingga tidak salah kalo mengingatkannya… tentu saja dengan cara yang baik, sebab kalo dibiarkan malah kita sendiri yang kena. Lihat saja resikonya dalam QS An-Nuur ayat 19. Itu ayat yang mengingatkan orang-orang beriman agar tidak cuek melihat perzinahan.

  3. Eka Novita says:

    Alhamdulillah, walau belum baik tp hati ini condong ke golongan waras

  4. Temennya suka baca blog sampeyan tidak mbak? hati-hati lho, masak temen sendiri dikatai tidak waras (meskipun yang dikatakan benar). Bisa pecah perang ntar… Sesama teman, mending diingatin aja secara personal, lebih mengena dan tepat sasaran. *cuma saran aja sih* 😀

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s