Memorable

15 Oktober 2015 tersimpan dalam memori saya sebagai tanggal yang bermakna. Memorable. Saat itu terjadi ‘accident’ kecil sehingga saya masuk rumah sakit. Dan Alhamdulillah, setahun kemudian, 15 Oktober 2016 menjadi tanggal yang memorable juga tetapi beda cerita.

Tanggal 15 Oktober kemarin untuk pertama kalinya saya pergi ke Jember. Kisah di hari itu diawali dengan drama yang cukup menegangkan. Saya akan naik kereta jam 4.35 am dari stasiun. Saya memesan taksi agar dijemput pukul 3.30 am. Seharusnya, saya sudah prepare segala keperluan saya malam hari. Tapi karena seperti diketahui bersama kalau tokoh saya di sini adalah tipe last minutes person, yang kemungkinan besarnya akan siap-siap di menit terakhir. Jam 10 pm saya tidur dan masih sempat ngegaya setel alarm jam 11:11 pm. Niatnya sangat mulia: mau packing. (Padahal jika belajar dari pengalaman, hal ini sangat mustahil terrealisasi 🙈)

Saya tidur benar-benar khusuk seperti biasa. Hingga tiba-tiba ada telpon masuk. Ternyata dari operator provider taksi! Dia dengan sopan mengabarkan bahwa taksi sudah ready di depan. Maksudnya apa ya? Ya salam! 😱 saya baru benar-benar sadar setelah beberapa detik. Saya lihat jam: 3.26! Dan betapa saya deg-degan karena nyatanya saya belum mempersiapkan apapun. Bahkan baju yang akan saya pakai (dan bawa) masih di lantai atas. Belum lagi kondisi kamar yang masih berantakan sisa saya mengerjakan tugas. Tidaaaaak!

Saya segera menemui sopir taksi dan memintanya menunggu saya. Langsung saya mempersiapkan segala hal lalu mandi. Dan akhirnya jam 3.53 am saya bisa keluar dengan pakaian lengkap meskipun jilbab hanya saya kaitkan dengan satu jarum. Yang penting saya sudah ‘aman’! Dan semua barang yang saya bawa, pas! Tiada yang kurang. Hufh. Kamar saya juga sudah rapi. Syuppper sekali khan si saya ini? *huek

And finally, saya sampai stasiun baru jam 4.05. Masih kurang setengah jam lagi. Hahaha. Ini memorable banget.😄

Di Jember saya dijemput mbak Unnyi. Lalu dibawa ke pantai Payangan lalu ke pantai Papuma. Esoknya kami ke air terjun Madakaripura di Probolinggo. Banyak yang menarik untuk dituliskan. Suasana di pantai Papuma yang menenangkan. Pasir putih yang romantis. Deburan ombak yang harmoni. Lalu tracking ke wonderful Madakaripura waterfall. Memorable. Akan tetapi sepertinya saya tidak bisa banyak mendeskripsikannya saat ini. Short story, perjalanan kemarin adalah salah satu episode: Every journey has its -specially sweet- story.

Oiya. Saya baru ingat. Saya belum menuliskan reportase pembolangan dengan Rini yang juga memorable sangat. Many sweet stories happend. Sama se-memorable waktu jelajah Kaldera Tengger dengan mbak Maya. Dan juga pembolangan-pembolangan seru lainnya. Because every journey has its -specially sweet- story.

Cheers ^_^
Dyah Sujiati

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang bloger yang tidak punya facebook*
This entry was posted in My Journey and tagged , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Memorable

  1. mysukmana says:

    Iya 15 okt memang memoriable bagi saya juga..dimana beberapa puluh th lalu saya dilahirkan hehehe…

  2. shiq4 says:

    WAh berarti taksinya nunggu sekitar 1 jam-an. apa biaya lebih mahal? #kepo ha ha ha….

  3. kebomandi says:

    kalo gak last minute gak seru yaaah mba, gak greget hihihi

    btw, how beuatiful landscape mba..🙂

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s