Stand by Me

When we let something –or someone– go, it doesn’t mean we lose it. Its mean we give space for something –or someone– better to come filling the hole.

Even though there is any space remains in your heart would like to say: stand by me.

stand by me

Edisi melow. Haha. Kitab ‘multitafsir’ yang selalu menemani saya kemana pun saya pergi, bahkan ketika menjadi penerima tamu pernikahan, tinggal beberapa lembar. Segala macam catatan ada di kitab tersebut. Pada saat mbolang misalnya, segala pengeluaran tercatat di sana. Pada saat rapat pun, saya catat di buku itu. Daftar pekerjaan ada juga di sana. Hanya satu yang tidak tercatat. Yaitu luapan perasaan dan hati saya. Haiya.

Berhubung dengan menipisnya jumlah lembar kosong dalam kitab tersebut, saya mesti segera membeli penerusnya. Kalau tidak salah sih hari Selasa kemarin saya ke toko. Pertimbangan utama memilih kitab multitafsir adalah ukuran yang memungkinkan dia masuk di kantong. Sisanya tidak terlalu jadi pertimbangan. Nah, saya baru menyadari. Ternyata kitab itu bergambar kartun Doraemon dan bertajuk “Stand by Me”.

Mendadak saya jadi sedih. Teringat film-nya. Padahal saya sudah lama menontonnya, tapi perasaan itu masih terbawa hingga kini. Lalu saya pun jadi ingin nonton lagi. Haha. Mendadak saya juga ingin nonton film Korea. Padahal di sisi lain saya lagi banyak tagihan (dari dulu gitu mulu deh ya?). Belum lagi ini kepikiran soal TKA yang menyerbu tanah air, sementara saya juga tidak tahu bagaimana cara menghalangi mereka. Hiks, bagaimana nasib anak-cucu saya kelak? Juga kepikiran melihat ulama-ulama yang dikriminalisasi akhir-akhir ini. Sementara seorang penista agama malah dipuja dan didewakan. Ya Allah, ampunilah hamba yang belum bisa berbuat apa-apa kecuali berdoa. 😥

Entahlah, perasaan apa yang melanda hati saya saat ini. Sepertinya saya butuh piknik. 😀

Cheers
Dyah Sujiati

Advertisements

About Dyah Sujiati

Tentang saya?! Seperti apa ya? Entahlah. Kalau saya yang nulis, pasti cuma yang baik-baik saja. Dan itu sulit dipercaya. ;) *Tapi harus percaya kalau saya seorang blogger yang cuma punya sosmed Twitter, tidak punya Facebook, Instagram, Path, dll*
This entry was posted in Others and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to Stand by Me

  1. Nats says:

    Piknik’o nduk….tp ojo adoh2… :* Kamar tidur saja…qeqeqee

  2. Pingback: Stand by Me | DI KARANGANYAR

Thanks For Read :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s