Category Archives: puisi

Puisi Jahat

Aku suka melihat bola matanya, Aku suka menatap sorot matanya, Aku suka memperhatikan tatapan matanya, Aku suka membaca bahasa yang berbicara dari pandangannya. Sebab ia, memancarkan kesedihan, Sebab ia, memberitakan padaku tentang beban yang berat, Sebab ia, bercerita akan kekecewaan … Continue reading

Posted in puisi | Tagged | Leave a comment

Sepertinya Masih

Kulihat kakinya teramat berat untuk melangkah. Dia masih membatu tertancap seperti hatinya yang tertinggal. Kutawarkan padanya beberapa pilihan di ujung situ. Namun dia diam tak bergeming. Aku kah yang salah meminta atau dia kah yang lupa cara melangkah? Ataukah karena … Continue reading

Posted in puisi | Tagged | 1 Comment

Sajak Setia

Kutuliskan untukmu, sebait sajak setia. Larik-lariknya adalah kumpulan rasa yang sejajar mengiringi derap langkah kaki kecilnya. Perih luka tak lagi terasa hingga telah membuatnya lupa sekedar cara menutupi luka. Manisnya harap telah menjadi hampa hingga ia pun lupa ada kata … Continue reading

Posted in puisi | Tagged | 1 Comment

Tentang Cara

Telah berlalu janji waktu yang beranjak. Telah terlewati ruang waktu untuk menunggu. Selalu saja, aku alpa mengeja rasa. Karena aku lupa bagaimana membaca bola mata. Sehingga bahkan aku tak tahu lagi bagaimana cara meminta. Padahal senja, tak pernah sekalipun berulang … Continue reading

Posted in puisi | Tagged | 2 Comments

Jika Rindu

lalu jika aku rindu padamu,
bagaimana? Continue reading

Posted in puisi | Tagged | 5 Comments

Puisi Senja

Memandang langit senja di sela-sela sisa rinai gerimis, sedikit membakar hati. Apakah dia sedang cemburu? cheers ^_^ Dyah Sujiati

Posted in puisi | Tagged | 2 Comments

Lukisan Senja

Biru memudar, jingga berganti, Jingga pun memudar, lembayung seperti berjanji, Jingga tersisa sedikit, biru tersisa sedikit, Beberapa helai garis awan musim hujan juga tersisa, tapi tidak sedikit. Degradasi warna berkolaborasi menjadi sebuah elegi, Sebuah nyanyian warna yang sempurna memadu melukis … Continue reading

Posted in puisi | Tagged , | 8 Comments

eL

first – as – eL friend – as – eL Gone! Comes – as – eL a Year The most – Sick! – eL 😥 But : Lets time will heal every wounds (quote by Andrea Hirata on Padang Bulan) … Continue reading

Posted in puisi | Tagged | Leave a comment

Coklat [Arisan Kata 18]

Coklat. Tak perlu kudefinisikan tentangnya. Eulogi telah banyak disandangnya terlepas bermacam stigma yang juga dikenakannya. Tapi bukan itu yang ingin kuceritakan karena aku memang menyukainya. Seperti kalian yang menyukai kekasihmu.Silver Queen, Delfi, Cadbury pasti tak asing bagi kalian. Aku menyukainya, … Continue reading

Posted in puisi | 47 Comments

Bahasa Cinta Matematika

kebetulan siang ini ada waktu saya ngecek email. ada email lucu dari teman SMA saya yang dikirim tahun 2008. berikut ini adalah copast-nya hay dyah gimana kabarnya? kamu tau gak kalau bahasa matematika itu cukup penting bagi kehidupan? contoh kecilnya … Continue reading

Posted in puisi | 9 Comments

Cintaku untukmu

Archimedes dan Newton tak akan mengerti Medan magnet yang berinduksi di antara kita Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2 Ah tak sebanding dengan momen cintaku Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa … Continue reading

Posted in puisi | Tagged | 7 Comments

[Puisi] Ketakutan dalam Kegelapan

Di gelap malam yang gulita Ku pergi berdua dengannya Tinggalkan rumah dalam sendiri Tanpa cahaya Dalam ketakutan kutetap maju dan berjuang demi secercah cahaya kunyalakan juga semangat dalam dirinya kututupi rasa takut yang ada padanya dan kugandeng tangan kecilnya untuk … Continue reading

Posted in puisi | Tagged | Leave a comment